benuanta.co.id, BULUNGAN – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) pada 17 Agustus 2025 menjadi momentum untuk melakukan evaluasi menyeluruh, tidak hanya terkait pembangunan, tetapi juga aspek keamanan.
Di Kalimantan Utara (Kaltara), yang berbatasan langsung dengan Malaysia, isu keamanan lintas batas menjadi perhatian penting.
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltara, H. Achmad Djufrie, menegaskan bahwa selain pembangunan yang menunjukkan banyak kemajuan positif, evaluasi terhadap persoalan keamanan tetap harus diperkuat.
“Di sini kita minta kepada pihak keamanan untuk lebih tegas di dalam pemberantasan narkoba,” ujar Achmad Djufrie, Senin (18/8/2025).
Ia menekankan, peredaran narkoba masih menjadi ancaman serius di provinsi termuda ke-34 Indonesia tersebut. Penanganannya, kata Djufrie, tidak bisa hanya bergantung pada aparat penegak hukum dan pemerintah semata, melainkan juga harus melibatkan seluruh elemen masyarakat.
“Artinya, tidak bisa hanya berharap dengan pemerintah dan penegak hukum, tapi juga harus ada kerja sama dari elemen masyarakat dengan komitmen kuat untuk bersama-sama memberantas peredaran barang haram tersebut,” ujarnya.
Menurutnya, sinergi tersebut penting untuk menyelamatkan generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak masa depan bangsa.
“Ini penting kita lakukan dalam rangka menjaga anak-anak kita, bangsa kita agar bisa lebih terbebas dari penyalahgunaan narkoba,” pungkasnya. (adv)
Reporter: Ikke
Editor: Yogi Wibawa







