Sering Kekosongan, Agen LPG Minta Pemerintah Diprioritaskan Dapat Solar 

benuanta.co.id, BULUNGAN – Pemenuhan kebutuhan LPG di masyarakat terkadang tidak dapat terlaksana dengan baik. Pasalnya bisa saja terhambat dari segi pendistribusian. Hal inilah yang biasanya membuat kelangkaan LPG di pasaran.

Keluhan itu disampaikan salah satu agen LPG yakni PT Barokah Khalifah Kalimantan (BKK) yang melayani wilayah Kabupaten Bulungan. Menurut agen LPG tersebut

Terhambatnya pendistribusian LPG karena biasanya armadanya kurang mendapatkan pasokan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

“Salah satu yang membuat kelangkaan LPG ini, adalah solar yang kadang kita sulit dapatkan di SPBU. Terkadang kita 3 sampai 4 hari baru dapat solar,” ucap Manajer Lapangan PT Barokah Khalifah Kalimantan, Muhammad Husni kepada benuanta.co.id, Ahad, 24 April 2022.

Dirinya menjamin, pasokan LPG dapat terkendali di Bulungan ketika armadanya lancar mendapatkan BBM. Tak hanya BKK yang merasakan sulitnya solar namun agen LPG lainnya dan mobil truk yang ada di Bulungan.

Baca Juga :  Disnakertrans Bulungan Buka Pengaduan bagi Pekerja, Dijamin Kerahasiaan Pelapor

“Kalau solar lancar kita dapat, maka saya rasa LPG juga lancar didapatkan masyarakat. Perjalanan kita kalau lancar sehari semalam sudah sampai di Tanjung Selor,” jelasnya.

Namun faktanya, saat tidak mendapatkan solar maka bisa lama di perjalanan hingga 4 hari lamanya baru tiba di Bulungan. Husni menjelaskan ketika mendapatkan solar di Tanjung Selor, jika bernasib baik maka bisa didapatkan di Berau atau di Sangata Kaltim.

“Untuk itu kita minta dan bersurat sama pemerintah, agar para agen ini mendapatkan prioritas untuk mendapatkan solar. Tapi kendalanya kadang kita ke SPBU itu kosong solarnya,” ujarnya.

Baca Juga :  Satu Rumah di Selimau Tanjung Selor Terbakar

“Jadi saat mengisi di Tanjung Selor maka mengisi lagi nantinya di Sangata. Kita hanya dijatahi 150 liter saja sebenarnya,” sambungnya.

Dia menambahkan untuk BKK hanya mendapatkan jatah sebesar 19 ribu tabung perbulannya. Dengan wilayah cakupannya Kecamatan Tanjung Palas Timur, Tanjung Selor dan Tanjung Palas.

“Itu kita sebar sampai Binai dan Tanah Kuning Kecamatan Tanjung Palas Timur,” sebutnya.

Sementara itu, Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (KUKMPP) Kabupaten Bulungan atas permintaan prioritas kepada SPBU. KUKMPP Bulungan pun telah meminta SPBU untuk memberikan ruang untuk truk pengangkut LPG ini diberikan prioritas.

“Khusus SPBU Sengkawit, kami meminta untuk memperioritas misalnya mobil pengangkut LPG. karena kadang 2 hari antre tidak dapat solar,” ujar Kepala Dinas KUKMPP Bulungan, Muhammad Zakaria melalui Kabid Perdagangan, Murtina.

Baca Juga :  Perusahaan di Bulungan Belum Ada yang WFH

Alasannya sendiri agar SPBU memberikan prioritas, dikarenakan mobil pengangkut ini lebih fungsinya melayani masyarakat dalam pemenuhan LPG. Informasi yang diterimanya dari agen LPG, armada pengangkut kerap terlambat mendistribusikan sehingga imbasnya kepada masyarakat yang kesulitan mendapatkan LPG.

“Antre lama untuk mendapatkan solar, maka imbasnya ke masyarakat juga lama karena butuh waktu baru bisa sampai ke Bulungan saat ambilnya di Kaltim,” jelasnya.

Murtina telah meminta kepada pengawas SPBU saat mendapatkan armada pengangkut LPG mengantre memberikan ruang, dari pada mobil lainnya.

“Menurut informasinya, kadang dapat minyak tapi tidak full. Akhirnya singgah lagi di SPBU lain makanya ini yang membuat LPG lama sampai ke Bulungan,” pungkasnya. (*)

Reporter: Heri Muliadi

Editor : Yogi Wibawa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *