benuanta.co.id, BULUNGAN – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bulungan gencar melaksanakan sosialisasi kartu nikah digital. Hal tersebut untuk meminimalisir penyalahgunaan oleh pihak yang tak bertanggungjawab.
Kepala Kantor Kemenag Bulungan, Saimin mengatakan, Kementerian Agama telah melakukan inovasi dengan membuat kartu nikah digital yang sudah dirilis pada akhir Mei 2021 lalu.
“Kami akan lakukan sosialisasi kartu nikah digital awal tahun depan dengan mendatangi Kantor Urusan Agama (KUA) di Kabupaten Bulungan,” ujarnya kepada benuanta.co.id, Jumat 19 November 2021.
Tak hanya itu, sosialisasi pun akan dilakukan dalam pertemuan bersama calon-calon pasangan pengantin (Cantin) dan pasangan suami istri (Pasutri) untuk mendaftar di website. Peralihan kartu nikah ini untuk menghindari tindakan pencurian buku nikah.
“Kejadian seperti itu belum ditemukan di Bulungan. Namun kebanyakan temuan pencurian buku nikah atau kehilangan itu di Pulau Jawa,” jelasnya.
Hindari kejadian yang tidak diinginkan itu, maka perlu pengamanan yang ekstra dengan memiliki buku nikah dan kartu nikah. Kata dia, penggantian kartu nikah fisik jadi kartu nikah digital sudah sesuai Surat Edaran Ditjen Bimas Islam Nomor B-2361/Dt.III.II/PW.01/07/2021 terkait penggunaan Kartu Nikah Digital.
“Jadi ketersedian buku nikah saat ini di Kabupaten Bulungan ada 5 ribu buku. Kalau yang digital kami belum lakukan,” sebutnya.
Saimin menerangkan, hingga saat ini Kemenag Bulungan telah melakukan penggantian draft buku nikah. Lantaran sudah terjadi kerusakan hingga datanya sudah tidak terbaca lagi.
“Jadi kita lakukan penggantian dengan rincian 12 duplikat buku nikah rusak, 392 duplikat buku nikah tidak berlaku. Lalu ada 3.914 buku nikah tidak berlaku dan 200 akta nikah tidak berlaku,” pungkasnya. (*)
Reporter : Heri Muliadi
Editor : Yogi Wibawa







