Izin Lokasi PLTA Sudah Keluar, Persoalan Sosial Jadi Kendala

benuanta.co.id, BULUNGAN – Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Sungai Mentarang terus mendapatkan perhatian agar segera berdiri untuk mengakomodir energi di Kalimantan Utara (Kaltara).

Termasuk Bupati Malinau, Wempi Wellem Mawa yang mendukung pembangunan PLTA menjadi prioritas untuk hadir di Kaltara.

“Kami berikan dukungan terhadap percepatan terwujudnya PLTA yang ada di Mentarang. Ini penting, tanpa energi kita tidak akan mampu mempercepat pembangunan di daerah,” ujar Wempi kepada benuanta.co.id, Kamis (28/10/2021) kemarin.

Baca Juga :  Kawasan Siring Tanjung Selor Magnet Nongkrong, Sampahnya Perlu Dikondisikan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau juga turut andil dalam mega proyek tersebut, yakni kawasan dan biaya pembebasan lahan masyarakat. Termasuk hak-hak rakyat yang berada di lokasi pembangunan harus mendapatkan perhatian pemerintah.

“Kami upayakan agar permasalahan sosial yang ada di sana bisa terselesaikan dengan cara musyawarah dan membangun komunikasi yang baik,” tambahnya.

Baca Juga :  Laporan Dugaan Percobaan Pemerkosaan Perawat RSUD Tanjung Selor Masih Bergulir di Polda Kaltara

Izin lokasi yang menjadi tugas Pemkab Malinau, telah ada untuk pembangunan PLTA Sungai Mentarang. Saat ini yang tengah berjalan berupa proses penyelesaian persoalan sosial di lapangan.

“Izin sudah ada, progres kita ini menyelesaikan masalah sosialnya. Groundbreaking sendiri saya pikir secepatnya,” ungkapnya.

Politisi Partai Demokrat ini menjelaskan, luasan proyek PLTA mencapai puluhan hektare. Namun titik lokasi pembangunan bendungan yang berbeda tidak berada dalam satu kawasan.

Baca Juga :  Penanganan Stunting Terpadu, Tekankan Peran Keluarga dan Sanitasi

“Bendungan yang akan terbangun saya belum tahu secara pasti, yang jelas saat ini masih berproses,” pungkasnya. (*) 

Reporter : Heri Muliadi

Editor : Yogi Wibawa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *