Target Vaksin Sinopharm 5 Ribu Orang, Dinkes Bulungan Prioritaskan 25 Persen di Tanjung Selor

benuanta.co.id, BULUNGAN – Dinas Kesehatan Kabupaten Bulungan telah melakukan rancangan agar masyarakat yang sudah terdata dan belum mendapatkan vaksin karena kekurangan segera dilaksanakan. Vaksin yang diberikan Polres Bulungan kepada Pemkab Bulungan ini akan menyasar ke lima ribu orang.

“Kita bersyukur karena ada tambahan 10 ribu dosis, ini untuk 5 ribu orang,” ucap Kepala Dinas Kesehatan Bulungan Imam Sujono kepada benuanta.co.id, Senin (16/8/2021).

Kedatangan vaksin ini pun mendapat pengawal ketat dari kepolisian hingga tiba di lokasi penyimpanan. Kata dia, untuk lebih amannya vaksin Sinopharm tersebut kini tersimpan di UPTD Instalasi Farmasi dan Pengujian Fasilitas Kesehatan Dinkes Bulungan.

Baca Juga :  Kaltara Target Cetak 1.000 Hektare Sawah Baru pada 2026

“Sesuai arahan Kapolres tadi memang diprioritaskan nanti ke kecamatan-kecamatan. Tapi Tanjung Selor tetap dialokasikan 20 hingga 25 persen, karena di sini ada juga wilayah yang sulit yakni SP transmigrasi,” ujarnya.

Dia menuturkan selama ini banyak daerah di Bulungan yang masih sulit di jangkau. Sehingga fokusnya ke depan menyasar masyarakat terluar untuk disuntikkan vaksin. Nantinya melibatkan 12 Puskesmas di 10 kecamatan untuk memberikan vaksin.

Baca Juga :  Portal Parkir Digital Diuji Coba di Pelabuhan Kayan II

“Kita rapat bersama untuk pembagian jadwal sesuai jumlah penduduk. Karena persentase penduduk Tanjung Selor dengan Peso pasti beda begitu juga dengan Bunyu,” jelasnya.

Imam Sujono mengatakan, saat ini tengah dilakukan penghitungan jumlah penduduk yang akan disasar vaksinasi. Maka, dalam waktu dekat juga akan dilakukan distribusi vaksin Sinopharm ke setiap kecamatan.

Baca Juga :  Syarwani Instruksikan Dishub Siapkan Revisi Perbup Nomor 39 Tentang Bagi Hasil Pengelolaan Parkir

“Harapan saya seminggu bisa selesai untuk vaksinasi 5 ribu orang pertama. Begitu didistribusikan langsung digunakan,” paparnya.

Pasalnya pengelolaan vaksin Sinopharm ini berbeda dengan vaksin lain, harus menggunakan mobil pengangkut khusus. Vaksin ini pun sudah ada beberapa yang didistribusikan, di antaranya ke Puskesmas Antutan, Puskesmas Bumi Rahayu dan Tanjung Palas.

“Kriteria penerima hampir sama dengan Sinovac,” tutupnya. (*)

Reporter: Heri Muliadi

Editor : Yogi Wibawa/Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *