benuanta.co.id, BULUNGAN – Dinas Kesehatan Kabupaten Bulungan telah melakukan rancangan agar masyarakat yang sudah terdata dan belum mendapatkan vaksin karena kekurangan segera dilaksanakan. Vaksin yang diberikan Polres Bulungan kepada Pemkab Bulungan ini akan menyasar ke lima ribu orang.
“Kita bersyukur karena ada tambahan 10 ribu dosis, ini untuk 5 ribu orang,” ucap Kepala Dinas Kesehatan Bulungan Imam Sujono kepada benuanta.co.id, Senin (16/8/2021).
Kedatangan vaksin ini pun mendapat pengawal ketat dari kepolisian hingga tiba di lokasi penyimpanan. Kata dia, untuk lebih amannya vaksin Sinopharm tersebut kini tersimpan di UPTD Instalasi Farmasi dan Pengujian Fasilitas Kesehatan Dinkes Bulungan.
“Sesuai arahan Kapolres tadi memang diprioritaskan nanti ke kecamatan-kecamatan. Tapi Tanjung Selor tetap dialokasikan 20 hingga 25 persen, karena di sini ada juga wilayah yang sulit yakni SP transmigrasi,” ujarnya.
Dia menuturkan selama ini banyak daerah di Bulungan yang masih sulit di jangkau. Sehingga fokusnya ke depan menyasar masyarakat terluar untuk disuntikkan vaksin. Nantinya melibatkan 12 Puskesmas di 10 kecamatan untuk memberikan vaksin.
“Kita rapat bersama untuk pembagian jadwal sesuai jumlah penduduk. Karena persentase penduduk Tanjung Selor dengan Peso pasti beda begitu juga dengan Bunyu,” jelasnya.
Imam Sujono mengatakan, saat ini tengah dilakukan penghitungan jumlah penduduk yang akan disasar vaksinasi. Maka, dalam waktu dekat juga akan dilakukan distribusi vaksin Sinopharm ke setiap kecamatan.
“Harapan saya seminggu bisa selesai untuk vaksinasi 5 ribu orang pertama. Begitu didistribusikan langsung digunakan,” paparnya.
Pasalnya pengelolaan vaksin Sinopharm ini berbeda dengan vaksin lain, harus menggunakan mobil pengangkut khusus. Vaksin ini pun sudah ada beberapa yang didistribusikan, di antaranya ke Puskesmas Antutan, Puskesmas Bumi Rahayu dan Tanjung Palas.
“Kriteria penerima hampir sama dengan Sinovac,” tutupnya. (*)
Reporter: Heri Muliadi
Editor : Yogi Wibawa/Ramli







