Jabat Ketua Saber Pungli Bulungan, Kompol Wiliam Wilman Sitorus akan Reshuffle Tim yang Tidak Efektif

TANJUNG SELOR – Ketua Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Kabupaten Bulungan yang diketuai Kompol Roberto Asfrianza saat menjadi Wakapolres Bulungan, kini berganti. Secara otomatis ketuanya diambil alih oleh Wakapolres Bulungan yang baru, yakni Kompol Wiliam Wilman Sitorus.

“Untuk bergerak saya tunggu SK-nya dulu ya, karena masih menggunakan SK yang lama,” ungkap Kompol Wiliam Wilman Sitorus kepada benuanta.co.id, kemarin.

Namun pihaknya memiliki prinsip, tim yang kurang efektif akan dikeluarkan dari kepengurusan. Kemudian membentuk tim yang siap untuk bekerja. Pasalnya untuk Saber Pungli ini membutuhkan tim yang sigap.

Baca Juga :  Jelang Lebaran, Harga Daging Sapi Meroket di Pasar Induk Tanjung Selor

“Kita pembenahan dari dalam dulu, setelah itu mencari dan melaksanakan kegiatan sesuai job desk-nya,” jelasnya.

Kata dia, selama pihaknya menjabat, belum mendapatkan adanya laporan pungli ataupun limpahan penanganan kasus dari pejabat sebelumnya. Hanya saja tim Saber Pungli ini akan gencar menyuarakan dan sosialisasi kepada instansi yang memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Kami fokus memberikan sosialisasi kepada masyarakat, di kantor-kantor agar tidak ada Pungli. Hanya saja selama ini di Kabupaten Bulungan dan Tana Tidung clean zero Pungli,” bebernya.

Baca Juga :  85 Personel Polresta Bulungan Dikerahkan Jaga Arus Mudik

Dari kacamata polisi, pada instansi dan lembaga yang berleluang terjadi Pungli sangat kecil. Terlebih saat ini tengah gencar dilakukan pencanangan pembangunan zona integritas (ZI), untuk menuju wilayah bebas dari korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih dan melayani (WBBM).

“Sekarang ini kita menuju zona integritas di masing-masing lembaga, baik dari kepolisian itu tidak ada celah dan tidak berani lagi melakukan pungutan karena dipantau dari semua instansi,” ucap mantan Kabag Ops Polres Malinau ini.

Baca Juga :  Tokoh Masyarakat Bulungan H. Datu Muhammad Idris Wafat Saat jadi Imam Salat Magrib

Pihaknya bertekad apabila menemukan tindakan Pungli, maka tidak ada toleransi, akan dihadapkan dengan hukum sebagai bentuk konsekuensi. Dirinya pun meminta masyarakat melapor jika menemukan adanya Pungli, sehingga dapat ditindaklanjuti segera.

“Tapi laporan ini harus jelas, jangan sampai mentah di kita laporannya, begitu kita lidik dan cek perbuatan Pungli itu sudah tidak melakukan. Jadi apa yang akan dibuktikan kalau begitu,” pungkasnya. (*)

Reporter: Heri Muliadi
Editor: M. Yanudin

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *