BULUNGAN – Di tengah Pandemi Covid-19, Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al-Anshar Tanjung Selor, mengelar Yudisium Angkatan I sebanyak 33 Mahasiswa, Sabtu (28/11/2020) di Gedung Wanita Tanjung Selor, dengan penerapan protokol kesehatan.
Jumlah tersebut disampaikan oleh Ketua STIT AL-Anshar, Musfira, S.H.,M.Pd saat memberikan pidatonya. Musfira, S.H.,M.P menjelaskan, 33 mahasiswa tersebut terdiri dari Program Studi Pendidikan Agama Islam 20 orang dan Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini 13 orang. Merupakan lulusan pertama sejak berdirinya Stit Al-Anshar tahun 2015, lulusan angkatan pertama ini IPK Tertinggi diraih oleh Tutus Handayani, S.Pd dengan IPK 3,61 Program Studi PIAUD, sedangkan dari Program Studi PAI IPK Tertinggi diraih oleh Abdan Sairi, S.Pd dengan IPK 3,60.

Hadir dalam acara resmi tersebut, Ketua Yayasan Al-Anshar Tanjung Selor AR. Rasyid, S.IP.,MM.,M.Si, Bupati Bulungan, Kepala Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Utara, Ketua Program Studi serta jajaran dosen Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al-Anshar Tanjung Selor.
Ketua STIT Al-Anshar Ibu Musfira, S.H.,M.Pd Memberikan doa untuk kesuksesan calon sarjana tersebut, serta membekali beberapa hal yang bisa digunakan sebagai pedoman di masyarakat. Menurutnya tantangan sarjana kedepannya sangatlah berat di era globalisasi sekarang ini, tentunya diharapkan untuk tetap menyikapi sebagai kewajaran yang harus diikuti dengan sikap optimis, dengan bekal kecerdasan intelektual, spiritual, emosional serta kecerdasan sosial. Dan diharapkan tetap menjaga nama baik almamater di manapun berada.

“Ucapan terimakasih juga kepada ketua yayasan pendidikan Al-Anshar Tanjung Selor yang telah mempercayakan dalam pengelolaan lembaga STIT Al-Anshar dan para dosen pengajar yang telah memberikan bimbingan ilmu, baik secara akademik maupun non-akademik. Serta ucapan terimakasih kepada para orang tua calon wisusudawan dan wisudawati yang telah mempercayakan putra putrinya untuk dibina dan didik di Stit Al-anshar Tanjung selor,” terangnya.
Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Pendidikan Al-Anshar Tanjung Selor H. AR.Rayid, S.IP., MM., M.Si menyampaikan rasa syukur dan rasa bangga yang sebesar-besarnya atas pencapaian yang diraih oleh STIT AL-Anshar yang telah berhasil me-yudisiumkan mahasiswa dan mahasiswi. Di depan para dosen, mahasiswa/mahasiswi dan tamu undangan, Beliau juga menyampaikan sedikit gambaran perjalanan berdirinya STIT Al-anshar Mulai dari jatuh bangun dan bangkit lagi serta suka duka sampai saat ini telah berhasil meluluskan mahasiswa/mahasiwi angkatan pertama.

Tak sampai di situ, apresiasi sebesar-besarnya diberikan kepada semua dosen pengajar terutama kepada Ketua STIT Al-Anshar ibu Musfira, S.H.,M.Pd, karena berkat kerja kerasnya sehingga hari ini kita semua bisa hadir di tempat tersebut menyaksikan para anak didik berhasil meraih gelar sarjana pendidikan di kampus STIT Al-Anshar. Beliau juga sangat mengharapakan partisipasi dan dukungan dari stakeholder yang ada baik dari pemerintah kabupaten, provinsi, Kementerian Pendidikan serta Kementerian Agama untuk memberi dukungan baik secara moril maupun finansial dalam pengembangan pendidikan tinggi di tanjung selor khususnya pada lembaga pendidikan Al-Anshar.
Di mana STIT AL-Anshar adalah satu-satunya Perguruan Tinggi Islam yang ada di Provinsi Kalimantan Utara yang berpusat di ibukota Provinsi Kalimantan Utara, yakni Tanjung Selor. Tak hanya itu, beliau menyampaikan bahwa STIT Al-Anshar di tahun 2021 akan membuka tiga program studi baru, yaitu Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat, S1 Ilmu Hukum, dan S1 Ilmu Komunikasi. Tentunya dukungan sangat diharapkan agar apa yang dicita-citakan dapat tercapai.

Di hari bahagia itu turut hadir Bupati Bulungan dalam hal ini diwakili oleh Staf Ahli Bagian Hukum Pemerintah Daerah Kabupaten Bulungan, Drs. H. Nurdiansyah. Dalam sambutannya, beliau memberi apresiasi kepada seluruh jajaran lembaga yayasan pendidikan Al-Anshar Tajung Selor yang telah berhasil mencetak tenaga pendidik yang handal yang siap bersaing dalam dunia kerja maupun dunia usaha.
Nurdiansyah menaruh harapan besar kepada calon wisudawan dan wisudawati agar kedepannya bisa bekontribusi dalam pembangunan di Kabupaten Bulungan khususnya di bidang pendidikan Islam. Tak hanya itu, dukungan dan apresiasi diberikan terkhusus kepada ketua STIT Al-Anshar Tanjung Selor yang telah berhasil membawa warna baru di Kabupaten Bulungan dengan meluluskan 33 orang sarjana dengan nilai IPK yang cukup membanggakan dan tak kalah dari kampus swasta yang lain.

“Dalam hal ini pemerintah Kabupaten Bulungan siap memberi dukungan serta support kepada lembaga STIT Al-Anshar agar kedepannya bisa lebih maju lagi sehingga mampu menjadi Universitas Islam yang besar dan berdiri kokoh di Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara,” ujarnya.
Begitupun dengan sambutan dari Kepala Kemeterian Agama Provinsi Kalimantan Utara dalam hal ini diwakili oleh Kasi KSKK dan GTK Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Utara, H. Ismail Kasim, SE. Dirinya turut menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada STIT Al-Anshar yang telah berhasil meluluskan sarjana pendidikan dengan IPK yang sangat memuaskan, yang diharapakn lulusan STIT Al-Anshar mampu bersaing dengan lulusan dari perguruan tinggi yang lain.

Di sela-sela sambutannya, dia memberi gambaran akan kurangnya tenaga pendidik khusus untuk guru Pendidikan Agama Islam dan Guru Pendidikan Anak Usia Dini di Kalimantan utara. Untuk itu Ismail Kasim mengharapakan agar lulusan STIT Al-anshar bisa ikut ambil bagian dalam perekrutan tenaga pendidik yang akan diadakan pada tahun 2021 yang akan datang. Dalam hal ini Kepala Kementerian Agama siap melakukan penanda tanganan MoU dengan Ketua STIT Al-Anshar untuk memprioritaskan lulusan SITIT Al-Anshar dalam perekrutan tenaga pendidik di lingkungan Kementerian Agama tersebut.
Lanjutnya, Kementrian Agama siap membantu dalam pengembangan dan pembangunan pendidikan di STIT Al-Anshar agar kedepannya mampu menjadi Universitas Islam yang besar di Kalimantan Utara.

Selama kegiatan berlangsung, protokol kesehatan tetap dijalankan sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19 di tempat kegiatan. Seluruh peserta dan tamu undangan diwajibkan memamai masker, sebelum masuk memakai handsanitizer.(*)
Reporter : Matthew Gregori Nusa/Darmawan
Editor: M. Yanudin







