Dishub Bulungan Antisipasi Lonjakan Penumpang Speedboat Jelang Lebaran 2026

benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Dinas Perhubungan Kabupaten Bulungan mulai mengantisipasi lonjakan penumpang transportasi air menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026. Pengawasan terhadap kapasitas penumpang speedboat hingga penjualan tiket menjadi perhatian utama demi menjaga keselamatan pelayaran.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bulungan, Khairul, mengatakan pengawasan dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari pengelola pelabuhan, aparat keamanan hingga tim terpadu yang bertugas di pelabuhan.

Menurutnya, koordinasi tersebut penting untuk memastikan tidak terjadi kelebihan penumpang yang dapat membahayakan keselamatan selama perjalanan.

“Menjelang datangnya perayaan Hari Raya Idul Fitri tahun 2026 ini tentu kita meningkatkan pengawasan. Jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak kita harapkan, misalnya penumpang yang melebihi kapasitas yang tersedia,” ujarnya, Rabu (11/3/2026).

Baca Juga :  Warga Long Bia Diduga Tenggelam di Sungai Kayan, Tim Gabungan Lakukan Pencarian

Khairul menegaskan, selain jumlah penumpang, barang bawaan juga menjadi perhatian. Ia mengingatkan agar barang tidak ditempatkan secara berlebihan di dalam kabin karena dapat mengganggu kenyamanan maupun keselamatan penumpang.

“Barang yang seharusnya bisa ditempatkan di atas speedboat jangan sampai dibawa masuk ke dalam kabin karena itu juga bisa mengganggu kenyamanan,” jelasnya.

Ia menambahkan, pengecekan kesesuaian antara kapasitas kapal dengan jumlah penumpang akan terus dilakukan sebelum keberangkatan.

“Ketika kapasitas speedboat misalnya 40 seat, maka tiket yang dijual juga harus 40 seat. Itu untuk meminimalisir terjadinya hal-hal yang tidak kita harapkan,” tegas Khairul.

Baca Juga :  DP3AP2KB Bulungan Catat 2 Ribu Lebih Anak Tidak Sekolah

Dishub Bulungan memprediksi lonjakan penumpang akan mulai terasa pada pertengahan Maret 2026, terutama seiring dimulainya masa libur dan cuti bersama Lebaran.

“Kalau prediksi kita, paling tidak mulai tanggal 13 sampai 14 sudah mulai cukup tinggi, apalagi nanti bersamaan dengan dimulainya hari libur dan cuti bersama,” katanya.

Selain melalui jalur laut dari Tarakan menuju Tanjung Selor melalui Pelabuhan Kayan II, masyarakat juga memiliki alternatif menggunakan jalur darat dari arah Berau maupun Samarinda. Hal ini dinilai dapat membantu mengurai potensi penumpukan penumpang.

Baca Juga :  Relawan Dapur MBG di Bulungan Bekerja Rata-rata 8 Jam per Hari

“Sekarang akses masyarakat tidak hanya menggunakan transportasi air, tetapi juga bisa lewat jalur darat dari arah Berau dan Samarinda. Ini bisa membantu mengurai penumpukan penumpang,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Dishub Bulungan juga mengimbau adanya koordinasi antara agen tiket di beberapa pelabuhan seperti Tanjung Palas dan Salimbatu dengan agen tiket di Pelabuhan Kayan II.

“Kita harapkan ada koneksi antara penjual tiket di Tanjung Palas atau Salimbatu dengan yang ada di Kayan II. Supaya tidak menambah jumlah penumpang yang melebihi kapasitas dan tetap memberikan kenyamanan perjalanan,” tutupnya.(*)

Reporter: Alvianita
Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *