benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) kembali membawa dampak nyata bagi masyarakat. Kali ini, sepanjang 3,5 kilometer jalan baru dengan lebar enam meter berhasil dibuka di Desa Salimbatu, Kecamatan Tanjung Palas Tengah, Kabupaten Bulungan.
Jalan itu menghubungkan permukiman warga menuju Kampung Bentiang RT 54 dan RT 16, sehingga mempermudah akses masyarakat, terutama untuk aktivitas pertanian dan mobilitas harian.
Pembangunan jalan ini merupakan bagian dari program TMMD yang dilaksanakan oleh Tentara Nasional Indonesia bekerja sama dengan pemerintah daerah dan masyarakat setempat.
Kepala Desa Salimbatu, Asnawi, menyampaikan rasa syukurnya atas terbukanya akses baru tersebut.
“Pembukaan jalan ini sangat membantu masyarakat, terutama untuk menghubungkan RT 54 dan RT 16. Aktivitas warga kini jauh lebih mudah,” ujarnya, Rabu (25/2/2026).
Ia menambahkan, wilayah Salimbatu merupakan desa yang cukup luas dan sebagian permukiman warganya terpisah oleh sungai dan laut.
“Kami sangat berterima kasih atas pembangunan ini. Namun, kami berharap ke depan dinas terkait juga memperhatikan keberlanjutannya, karena kondisi jalan masih berupa tanah gambut,” tambahnya.
Program TMMD yang ditargetkan rampung dalam 30 hari ini menunjukkan progres signifikan. Hingga hari ke-15 pelaksanaan, pembangunan jalan dan rehabilitasi rumah warga telah mencapai sekitar 80 persen.
Pasiter Kodim 0903/Bulungan, Mayor Inf Ngang Ului Usat, menjelaskan bahwa kegiatan berjalan sesuai rencana.
“Sampai hari ini, Rabu (25/2), kami sudah membuka jalan sepanjang 3,5 kilometer, merehab tiga rumah, serta memasang sarana air bersih di pesantren dan gereja,” katanya.
Ia optimistis target akan tercapai tepat waktu.“Di hari ke-15 sudah mencapai 80 persen. Kami yakin 15 hari lagi bisa mencapai 100 persen,” ungkapnya.
Menurutnya, proses pembukaan jalan dilakukan bersama masyarakat dengan memanfaatkan alat berat, traktor, serta peralatan manual seperti cangkul.
“Ini hasil gotong royong antara TNI dan warga,” tutupnya.
Wakil Bupati Bulungan, Kilat, turut mengapresiasi pelaksanaan TMMD di wilayah tersebut. Ia menilai program ini sejalan dengan visi pemerintah daerah dalam pemerataan pembangunan.
“TMMD selaras dengan visi Pemda Bulungan. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berpartisipasi aktif demi keberhasilan pembangunan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Tim Pengawas TMMD ke-127, Kolonel Inf Dani Adam, menegaskan bahwa program ini menyasar daerah tertinggal, terpencil, dan wilayah dengan keterbatasan infrastruktur.
“Kami turun langsung untuk memastikan program berjalan tepat sasaran, baik pembangunan fisik maupun nonfisik, seperti wawasan kebangsaan dan pelayanan kesehatan,” jelasnya.
Dengan terbukanya akses jalan ini, masyarakat Desa Salimbatu kini lebih mudah mengangkut hasil pertanian, terutama padi, serta menjangkau wilayah lain tanpa harus melalui jalur sungai. (*)
Reporter: Alvianita
Editor: Ramli







