benuanta.co.id, TARAKAN – Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tarakan Hamsyah mengatakan ketersediaan blangko E-KTP di Tarakan pada bulan Desember kini mulai terbatas.
“Sekarang ini kami karena juga keterbatasan blangko. Jadi ada dua pilihan untuk masalah kota Tarakan. Pertama dia menggunakan KTP Digital atau namanya Identitas Kependudukan Digital yang menggunakan smartphone,” ungkapnya Kamis (15/12/2022).
Lebih lanjut, menurutnya bagi masyarakat Tarakan yang tidak punya smartphone, Disdukcapil bakal membantu dengan membagikan Suket.
“Masyarakat yang tidak memiliki smartphone dia bisa mendapatkan suket, dua saja pilihannya,” bebernya.
Menurutnya masyarakat Tarakan pun sudah mulai beralih menggunakan Identitas Kependudukan Digital.
“Untuk dipakai di layanan bandara, hotel datanya 2 ribuan lebih. Tinggal download saja di Playstore. Karena terbatas blangko. Maka dua pilihan saja mau suket atau E-KTP Digital,” tuturnya.
Ia menegaskan aplikasi Identitas Kependudukan Digital yang tersedia di layanan Playstore dan Appstore pun sudah dapat persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI.
“Itu saja 2 pilihan. Karena blangko tidak ada dan pakai suket pun tidak bisa dimanipulasi karena ada kode QR,” pungkasnya. (*)
Reporter: Georgie Silalahi
Editor: Yogi Wibawa







