benuanta.co.id, TARAKAN – Kebakaran Speedboat Minsen Express di Perairan Pas Payau Kabupaten Bulungan kini tengah dalam lidik Satuan Polisi Perairan (Satpolair) Polres Tarakan. Kejadian ini terjadi sekira pukul 10.30 Wita, Senin (25/7) yang diduga disebabkan oleh korsleting genset.
Kapolres Tarakan, AKBP Taufik Nurmandia, melalui Kasat Polair Polres Tarakan, IPTU Jamzani menerangkan bahwa begitu mendapat kabar ia mengerahkan anggota untuk tancap gas ke lokasi kejadian.
“Pas kami tiba di sana api sudah membesar sekali dan tidak ada juga pemadam kan yang ke sana, kita mau pakai apar juga sudah tidak mungkin lagi. Yang paling utama tidak ada korban jiwa,” terangnya saat ditemui, Selasa (27/7/2022).
Ia menyebut bahwa sejauh ini sudah terdapat 4 orang yang pihaknya periksa. Diantaranya motoris, Anak Buah Kapal (ABK) dan agen. Pihaknya juga akan melakukan pemanggilan kepada Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD).
“Kami juga akan panggil terkait penerbitan surat-surat atau dokumen-dokumen pelayaran apakah telah sesuai apa belum. Suratnya juga telah kami minta dari agen untuk arsip, karena yang di kapal itu terbakar semuanya,” jelasnya.
Jamzani menuturkan, dugaan dari genset tersebut benar adanya. Karena genset cenderung cepat panas dan juga terdapat bahan bakar di dalamnya.
“Menurut informasi sempat ada suara ledakan juga cuman belum diketahui ledakan karena Apar atau dari gensetnya,” katanya.
Dikatakannya, untuk penentuan adanya unsur pidana atau tidak pihaknya masih menunggu keterangan dari BPTD. Nantinya jika terdapat unsur pidana akan ada penetapan tersangka dari rentetan kebakaran speedboat tujuan Tarakan – KTT itu.
“Nanti kita gelarkan juga kalau ada unsur pidana, kita penyelidikan sesuai dengan kasus-kasus pada umumnya. Sementara ini kita dengar penjelasan juga bagaimana manifestnya, surat-suratnya, penempatan gensetnya,” bebernya.
Untuk genset di dalam speedboat biasanya memang digunakan untuk Air Conditioner (AC). Namun, hal ini kembali lagi dari penempatan serta perawatan dari genset tersebut.
“Makanya gensetnya di taruh di atas karena kan buat AC, jangan juga disimpan di dekat minyak yang bahan mudah terbakar. Kemarin juga sudah sesuai untuk pelampung, manifest, makanya kami menunggu realnya untuk bukti juga seperti dokumen-dokumen,” pungkasnya. (*)
Reporter: Endah Agustina
Editor: Ramli







