Hujan Diprediksi Malam Hari, Warga Diminta Waspadai Longsor dan Banjir

benuanta.co.id, TARAKAN – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tarakan memberikan peringatan dini atas prakiraan cuaca yakni hujan disertai petir yang diprediksi terjadi pada malam hari, Senin (16/5/2022). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tarakan mengimbau warga untuk selalu waspada.

Prakirawan BMKG Tarakan, Totok Dwi Sucahyanto, A.Md mengatakan, berdasarkan prediksi BMKG Kota Tarakan berpotensi hujan disertai petir, hujan lebat dan hujan ringan dari malam hingga pagi.

“Pada malam ini diperkirakan akan terjadi hujan disertai petir pada pukul 20.00 WITA, kemudian hujan lebat 23.00 WITA, hujan disertai petir 02.00 WITA, berawan tebal pukul 02.00 WITA dan hujan ringan 08.00 WITA,” ungkap Prakirawan BMKG Tarakan itu.

Baca Juga :  15 Speedboat di Pelabuhan Tengkayu I Siap Layani Angkutan Mudik Lebaran

Menurut BMKG Tarakan, cuaca menunjukkan hujan ringan akan terjadi hingga pagi pukul 08.00 WITA.

Prediksi cuaca tersebut ditujukan untuk semua kecamatan di Kota Tarakan yakni Tarakan Utara, Tarakan Timur, Tarakan Tengah dan Tarakan Barat serta berlaku hingga Selasa, 17 Mei 2022 pukul 08.00 WITA.

Sementara itu, suhu udara diperkirakan sekitar 24-30 derajat Celsius, kecepatan angin 20 kilometer per jam dan kelembapan 80-90 %.

Baca Juga :  1.494 Kendaraan Terjaring Razia Pajak Kendaraan di Tarakan

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tarakan pun bersiaga dengan cuaca yang kerap memungkinkan hujan dalam sepekan ini.

“Untuk kondisi Kota Tarakan minggu ini sesuai dengan rilis peringatan dini dari BMKG bahwa potensi cuaca yang terjadi justru mengarah pada terbentuknya awan dan dimungkinkan terjadi hujan ringan hingga lebat, sedangkan nilai potensi kekeringan kecil,” ucap Kepala Seksi Pencegahan BPBD Tarakan, Budi Soenjoto.

Baca Juga :  Posko Pengaduan Dibuka, Disperinaker Kawal Hak THR bagi 17 Ribu Pekerja Formal di Tarakan

Tak luput untuk bersiaga, BPBD pun mengimbau masyarakat agar mewaspadai dampak yang potensi terjadi pada musim hujan ini. Ancaman bencana itu diprediksi BPBD Tarakan yakni tanah longsor, banjir dan pohon tumbang.

“Sehingga perlu masyarakat tingkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi cuaca ekstrim tersebut karena dampak yang ditimbulkan dapat berupa tanah longsor, banjir dan pohon tumbang,” tambah Budi.(*) 

Reporter: Kristianto Triwibowo

Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *