Warga Terakhir Melihat IY Bersih-bersih, Sempat Akui Dirinya Sakit

benuanta.co.id, TARAKAN – Penemuan jasad laki-laki berinisial IY (46) sontak membuat geger masyarakat setempat. IY ditemukan tak bernyawa di ruang tengah rumahnya sendiri.

Seperti diketahui, IY merupakan pria yang tinggal seorang diri karena telah berpisah dengan istrinya sekitar setahun yang lalu.

Warga yang membuka usaha persis di depan rumah IY, Nur Alimin mengaku sempat melihat IY pada Ahad, 27 Februari 2022 lalu.

“Ya terakhir lagi bersih-bersih memang di depan sini, sama adiknya memang agak buru-buru karena sorenya adiknya harus pulang ke Tanjung,” ungkapnya, Kamis (3/3/2022).

Selepas Ahad sore, Nur Alimin mengaku tidak pernah melihat IY muncul keluar dari rumahnya. Hingga, Alimin sempat berteriak untuk meminta IY keluar.

“Terus besok siangnya itu saya bilang tumben kok gak keluar, terus besoknya lagi saya panggil bangunlah sudah, jangan tidur terus, gitu,” ucapnya.

Baca Juga :  Arus Mudik Lebaran di Tarakan Diprediksi Membludak 11, 15, dan 16 Maret

Selepas membersihkan depan rumah, IY tampak sedang duduk-duduk dengan Alimin dan beberapa rekannya. Disaat yang bersamaan, IY memang mengaku agak sedikit sakit.

“Setelah itu duduk-duduk sore kan habis Ashar itu dia (IY) bilang agak sakit ya kami cuek saja, kami bilang ya kalau sakit berobat,” ujarnya.

Awalnya, Alimin yang meminta warga setempat dan RT untuk segera mengecek rumah IY serta memanggil Babinsa. Karena aroma busuk yang ternyata dari jasad IY sudah sangat menyengat.

“Dari kemarin sore itu, anggota saya yang lagi perbaiki mobil Patwal punya polisi ini bilang bau, ya saya bilang saja itu bau tikus mungkin, tetapi makin lama dan terakhir pagi tadi menyengat sekali,” bebernya.

“Pas aku buka gudang ada lalat, yang besar-besar itu setelah itu saya tidak mau curiga yang tidak-tidak jadi saya panggil warga khususnya pak RT, atau keluarga yang dekat minta tolong dilihatkan ada apa di dalam rumah itu, soalnya terkunci semua rapat dari dalam,” sambungnya.

Baca Juga :  Kodim 0907/Tarakan Gelar Bazar Murah Ramadhan, Sediakan Sembako Lebih Terjangkau

Alimin mengaku juga sangat mengenal IY, ia membeli lahan milik IY beberapa waktu lalu dan membuka suatu usaha yakni bengkel.

Terpisah, salah satu warga, Wati yang juga menyewa rumah milik IY mengaku mengenal baik IY. Bahkan IY sempat mendatangi Wati untuk meminta uang pada Jumat, 18 Februari 2022 lalu.

“Disitu memang dia sudah agak sesak kelihatannya,” tukasnya.

Ia juga menjelaskan bahwa IY tidak memiliki sanak saudara kandung sama sekali di Kota Tarakan. Seluruh saudara IY yang berjumlah 6 orang berada di luar Tarakan bahkan di luar Kalimantan Utara.

Baca Juga :  H-7 Lebaran, Cabai dan Bawang di Pasar Tenguyun Tarakan Alami Kenaikan Harga

“Ada dua kalau tidak salah yang di Tanjung itu, dan kayaknya dia (IY) anak ketiga kalau tidak salah ya, kemudian ada juga saudaranya yang di Papua. Kalau anak dan mantan istri nya memang sudah tidak tinggal sama-sama lagi,” papar Wati.

Kesehariannya, IY merupakan sales sembako yang kerap membawa dagangannya seperti snack atau makanan ringan ke toko-toko.

“Paling sering dia antar barang salesannya ke daerah Amal itu, ya memang orangnya jarang juga ketemu warga ngumpul-ngumpul, selalu di dalam rumah terus,” tandasnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh benuanta.co.id, jenazah IY telah dikebumikan di Pemakaman di wilayah Pamusian sekira pukul 14.00. Kediaman IY saat inipun telah dipasang garis polisi (police line). (*)

Reporter: Endah Agustina

Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *