Vaksinasi Door to Door, Lansia Merasa Sangat Terbantu

benuanta.co.id, TARAKAN – Kondisi imunitas tubuh para lansia tidak cukup memungkinkan jika harus datang ke lokasi vaksinasi. Tubuh yang terbilang cukup lemah dan imunitas yang kurang membuat lansia rentan dapat tertular virus Covid-19.

Agus (61), salah satu warga RT 17 Kelurahan Selumit Pantai mengatakan merasa sangat terbantu karena bisa menerima vaksinasi door to door (rumah ke rumah). Dirinya menceritakan bahwa sebelumnya sempat gagal mengikuti vaksin massal dikarenakan mengalami hipertensi.

“Kemarin ikut vaksinasi (massal) tapi gagal karena tekanan tinggi. Jadi coba lagi mendaftar (vaksinasi door to door), siapa tahu bisa (lolos vaksin),” kata Agus, Rabu (17/11/2021).

Baca Juga :  SPPG Gunung Lingkas 003 Diresmikan, Targetkan 2.500 Penerima Manfaat

Hal serupa juga diakui oleh Lurah Selumit Pantai Kota Tarakan, Rahmat Kartolo mengaku bahwa warganya yang tercatat belum menerima vaksin disebabkan adanya riwayat komorbid.

“Jumlah masyarakat layak vaksin di kawasan Selumit Pantai mencapai 8.000 orang, tapi para orang tua juga disini kebanyakan ada riwayat penyakit,” tuturnya.

Dijelaskan Rahmat, terdapat sebanyak 70 persen warga Selumit Pantai telah mendapatkan suntikan vaksinasi massal, sedangkan pelaksanaan vaksin door to door ini merupakan pertama kalinya di Selumit Pantai.

Baca Juga :  Rute ke Pantai Amal Dibuat Satu Jalur saat Libur Lebaran

“Kebanyakan masyarakat kami ini lansia, jadi tidak bisa ke lokasi vaksin. Sehingga dengan adanya vaksin door to door ini sangatmembantu warga,” imbuh Rahmat.

Dikonfirmasi secara terpisah, Kabinda Kaltara, Brigjen TNI Andi Sulaiman, S.Sos mengatakan pelaksanaan door to door akan pihaknya maksimalkan agar warga yang tidak mampu melakukan antrean vaksin dapat terbantukan

“Ini kami maksimalkan. Jadi masyarakat disatu RT yang tidak kuat jalan jauh, kami himpun dalam satu rumah untuk divaksin. Door to door ini untuk meningkatkan capaian vaksinasi yang maksimal,” tegasnya.

Baca Juga :  Arus Mudik Lebaran di Tarakan Diprediksi Membludak 11, 15, dan 16 Maret

Pria yang akrab disapa Jendral ini menuturkan, meski angka program vaksinasi door to door terbilang kecil namun cukup efektif untuk menarik masyarakat yang khawatir terutama para lansia yang tidak sanggup mendapatkan vaksin massal.

“Ini program Binda seluruh Indonesia. Kami punya konsep khusus untuk melakukan vaksinasi door to door di daerah yang sulit terjangkau, pesisir dan masyarakat yang butuh untuk kami layani,” tandasnya. (*)

 

Reporter: Ramli

Editor: Matthew Gregori Nusa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *