benuanta.co.id, TARAKAN – Seringkali warga menemukan mortir aktif peninggalan Perang Dunia II di Kota Tarakan. Hal itu dinilai Den Gegana Satbrimob Polda Kaltara posisinya tidak menentu dan membutuhkan kerjasama dari masyarakat untuk melaporkan.
Panit III Gegana Satbrimob Polda Kaltara, Bripka Iswanto menjelaskan pihaknya seringkali menerima laporan dari masyarakat dan langsung bergegas untuk mengamankan.
“Selama tahun 2021 ini kita berhasil mengamankan 10 mortir. Berdasarkan pengalaman kami memang jumlahnya masih banyak di Tarakan,” ujar Bripka Iswanto.
Menurutnya, keberadaan benda tersebut dalam timbunan lapisan tanah dan tidak menentu lokasinya. “Tempat penemuannya tidak menentu. Tapi biasanya itu ada di pegunungan, pemukiman dan area-area yang sedang dibangun infrastruktur atau perumahan,” tuturnya.
Den Gegana Satbrimob Polda Kaltara menghimbau masyarakat agar partisipatif untuk memberikan informasi kepada pihaknya bila mencurigai atau menemukan mortir itu.
“Maka itu kami berharap apabila masyarakat menemukan atau melihat silahkan cepat laporkan ke kepolisian atau pihak yang berkompeten. Biasanya dilaporkan ke Polres Tarakan, nanti Polres yang segera teruskan ke kita,” tutupnya.(*)
Reporter : Kristianto Triwibowo
Editor: Ramli







