Instruksi Kemenkumham, Lapas Kelas II Tarakan Tertibkan Jaringan Kabel Tak Layak Pakai

benuanta.co.id, TARAKAN – Menteri Hukum dan HAM (Kemenkumham) Republik Indonesia mengintruksikan seluruh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) se-Indonesia mengecek instalasi listrik. Hal tersebut dilakukan guna mengantisipasi kebakaran yang menimpa Lapas Kelas I Tangerang pada Rabu (8/9/2021) tidak terulang kembali.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Lembaga Permasyarakatan Kelas II Tarakan, Yosef Benyamin Yembise segera menindak lanjuti perintah Kemenkumham dan meminta seluruh warga binaan serta petugas menertibkan kabel tak layak pakai dan bangunan tua.

Baca Juga :  Pemeriksaan Pajak Kendaraan di Tarakan, Polisi Turut Temukan Pengendara Tanpa Plat dan Spion

“Kita langsung mengambil langkah-langkah, tadi pagi saya sendiri memimpin di blok-blok bangunan,” terangnya kepada benuanta.co.id, Kamis (9/9/2021).

Yosef mengatakan, warga binaan dan petugas kooperatif bersama-sama menertibkan jaringan-jaringan penggunaan aliran listrik yang tidak tepat di Lapas Kelas IIA Tarakan.

“Kedepannya Lapas Kelas IIA Tarakan juga akan melakukan koordinasi dengan PLN agar bisa memastikan kelayakan instalasi listrik yang terpasang di Lapas Kelas II Tarakan,” sebut Yosef.

Baca Juga :  Rute ke Pantai Amal Dibuat Satu Jalur saat Libur Lebaran

Menurut Yosef, sebelum peristiwa kebakaran menimpa Lapas di Tangerang, pihaknya juga selalu tertib dalam penggunaan listrik. Sebagai bentuk antisipasi, Lapas Kelas IIA Tarakan juga menyiapkan alat pemadam kebakaran mini yang ditempatkan di beberapa titik blok tahanan.

“Alat pemadam kebakaran sudah kami tempat kan di enam titik blok tahanan. selain itu, terdapat juga sumber air yang cukup besar berupa beberapa bak penampungan air sebagai cadangan antisipasi,” tutupnya. (*)

Baca Juga :  Disdikbud Kaltara Telusuri Video Pelajar SMA yang Asik Nongkrong di Jam Pelajaran

Reporter : Endah Agustina
Editor : Matthew/Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *