KKP Tarakan Buka Suara Terkait Dugaan Pegawainya Terlibat Pungli Vaksinasi

benuanta.co.id, TARAKAN – Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Tarakan buka suara pasca penangkapan VD, oknum ASN di KKP Tarakan. VD diduga menjual paket vaksinasi berbayar.

Kepala Seksi Upaya Kesehatan dan Lintas Wilayah KKP Kelas II Tarakan, dr. Rina Apridayati mengatakan, pihaknya belum mendapatkan laporan dari Polres Tarakan jika salah satu pegawai KKP telah ditangkap pada Senin 4 September 2021.

Baca Juga :  15 Speedboat di Pelabuhan Tengkayu I Siap Layani Angkutan Mudik Lebaran

“Kami juga kaget dan belum tahu pasti secara detail mengapa salah satu pegawai kami diamankan oleh kepolisian,” ujar dr. Rina kepada benuanta.co.id.

“Kami sendiri belum mengetahui bagaimana caranya VD mengurus vaksinasi hingga PCR secara cepat, karena pelaku sendiri tidak tergabung dalam bidang vaksinasi,” lanjutnya.

Pelaku calo paket vaksinasi tersebut dinilai memiliki cara tersendiri agar bisa meloloskan oknum yang telah membayar jasanya untuk melakukan PCR, vaksinasi hingga pemesanan tiket pesawat.

Baca Juga :  1.494 Kendaraan Terjaring Razia Pajak Kendaraan di Tarakan

Rina menegaskan, KKP Kelas II Tarakan tidak pernah menyediakan vaksinasi berbayar karena vaksinasi sendiri dikhususkan untuk masyarakat dan telah ditanggung oleh pemerintah.

“Kami menegaskan vaksinasi itu gratis, KKP tidak pernah memungut biaya sedikit pun dalam menyediakan vaksinasi, kejadian berbayar tersebut murni tindakan dari oknum VD itu sendiri,” tutupnya.(*)

Reporter: Matthew Gregori Nusa

Baca Juga :  Mantan Bupati Nunukan BS Diperiksa sebagai Saksi Dugaan Kasus Pertambangan

Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *