50 Persen Pegawai Lapas Tarakan Belum Vaksin, Warga Binaan Belum Sama Sekali

benuanta.co.id, TARAKAN – Sesuai dengan surat edaran Direktur Jenderal Pemasyarakatan nomor PAS-UM.01.01-07 Warga Binaan dan Tahanan merupakan kelompok beresiko yang masuk kedalam prioritas progam vaksinasi, mengingat tingginya penularan dan kesulitan melakukan physical distancing di dalam Lapas/Rutan/LPKA.

Data yang dirangkum oleh benuanta.co.id sebanyak 66 ribu narapidana dan tahanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) atau Rumah Tahanan Negara (Rutan) sudah menerima vaksinasi Covid-19 untuk dosis pertama di Indonesia.

Namun hal ini belum terjadi di Lapas Kelas II Tarakan. Dibeberkan Kepala Lapas Tarakan, Yosef Benyamin Yembise jangankan narapidana nya pegawai lapas nya sendiri baru 50% yang sudah menerima vaksin itupun hanya dosis pertama.

Baca Juga :  1.494 Kendaraan Terjaring Razia Pajak Kendaraan di Tarakan

“Direktorat jendral pemasyarakatan dengan Kementrian Kesehatan untuk berkoordinasi dengan jajaran di daerah untuk melaksanakan vaksinasi, namun hari ini di Lapas Tarakan hampir 50 persen pegawai saja belum vaksin,” bebernya kepada benuanta.co.id, Selasa (17/8/2021).

“Ada yang baru satu kali ada yang belum, malah narapidana nya belum sama sekali di kota-kota lain sudah, yang lain sudah sampai di bulan kita belum,” ujar nya.

Baca Juga :  Tunjangan Ditiadakan, Petugas Kebersihan Tarakan Legowo

Dalam hal ini juga, sekitar sebulan lalu Lapas Tarakan telah menyurat kepada Pemerintah Daerah maupun Provinsi untuk pengajuan vaksin ini namun belum mendapatkan tanggapan hingga sekarang. “Suratnya sudah sebulan lalu belum ada tanggapan,” imbuhnya.

Yosef menurutkan saat ini Lapas sudah over kapasitas dengan jumlah total warga binaan 1.330 dan sudah pernah ada yang terkonfirmasi positif sebanyak 10 orang.

“Sudah ada bahkan yang positif 10 orang sekitar itulah, tapi kami selalu ambil langkah awal yaitu karantina langsung,” jelas dia.

Baca Juga :  Zakat Profesi Jadi Penyumbang Terbesar di BAZNAS Tarakan

Kendati belum mendapatkan jatah vaksin, Lapas Kelas II Tarakan mengaku tetap mendapatkan pelayanan yang baik dari Dinas Kesehatan dalam pengecekan kondisi warga binaan Lapas.

“Kita sering juga bekerjasama dengan Dinas Kesehatan yang selama ini rutin melayani kita sehingga ada yang bergejala langsung ditangani, dengan puskesmas juga begitu,” tukasnya. (*)

Reporter : Endah Agustina

Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *