benuanta.co.id, TARAKAN – Persoalan over kapasitas di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tarakan, beberapa tahun terakhir memang menjadi perhatian serius pemerintah kota maupun pemerintah pusat. Namun, baru-baru ini Lapas Tarakan kembali mendapat dukungan dari Pemkot Tarakan (Pemkot) Tarakan dengan penyerahan gedung baru yang sekaligus diresmikan di pada Senin (19/7/2021) pagi tadi.
Kalapas Kelas IIA Tarakan, Yosef Benyamin Yambise menyampaikan pembangunan gedung baru ini telah dimulai sejak tahun 2019 hingga 2021, di atas area tanah seluas 240 meter persegi dan terdiri dari 2 lantai dan 6 kamar hunian. Bangunan Gedung baru ini merupakan bentuk upaya dukungan pemerintah kepada Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) selaku instansi vertikal di Kota Tarakan, yang memiliki Tupoksi dalam melaksanakan program pembinaan bagi narapidana dan anak didik pemasyarakatan
“Selain over kapasitas secara umum, di era pandemi Covid-19 kita harus menyediakan ruangan untuk penghuni yang baru. Namun di Lapas Tarakan sangat minim ruangan karena over kapasitas tadi yang hampir mencapai 303 persen. Jadi daya tampung LP ini 421 orang, dan hari ini 1259 orang. Warga binaan yang dikirim masuk ke Lapas ini rata-rata dari Bulungan, Malinau, Tarakan dan juga dari Nunukan,” ujar Yosef Benyamin Yambise kepada benuanta.co.id, Senin (19/7/2021).
Sejatinya, setiap ada warga binaan baru yang masuk ke Lapas seharusnya melewati Masa Pengenalan Lingkungan (Mapenaling) setidaknya 14 hari sebelum ditempatkan pada blok-blok yang disediakan untuk membaur.
“Tetapi nyambung juga ketika Covid-19, yang baru masuk harus 14 hari diisolasi. Kita kewalahan dengan ruangan, ruangan kita cuma 1 yang ditampung 10 orang. Terakhir masuk kita harus tampung 43 orang dalam satu ruangan itu, karena memang sudah tidak ada (ruangan) sama sekali. Sehingga kami kemarin berkoordinasi dengan Pak Walikota untuk mempercepat proses penyerahan gedung. Sehingga bisa menampung mereka yang baru masuk di Lapas dari 4 kabupaten ini,” tandasnya.
Dikesempatan yang sama, Walikota Tarakan, dr. Khairul, M.Kes menuturkan bahwa gedung baru ini merupakan bentuk komitmen Pemkot Tarakan untuk mendukung pelaksanaan urusan pemerintahan yang dilaksanakan di Kota Tarakan. Termasuk di antaranya pemenuhan kebutuhan dalam melaksanakna tugas pemasyarakatan yang selama ini mengalami kelebihan kapasitas.
“Sekaligus kami juga menitipkan harapan agar seluruh warga masyarakat binaan, termasuk warga Tarakan yang saat ini dibina di Lapas Tarakan, dapat terus dipersiapkan untuk menjadi warga yang produktif sehingga pada waktunya nanti dapat kembali terjun dan diterima di tengah-tengah masyarakat,” tutup Walikota. (*)
Reporter : Yogi Wibawa
Editor : Nicky Saputra







