Diduga Gas Pertamina Masih Bocor, PMK Tarakan Siap Hadapi Skenario Terburuk

TARAKAN – Hingga saat ini, pukul 21.00 WITA pancuran dari pipa yang diduga sebagai gas pertamina yang bocor di Kampung Satu, Kota Tarakan, masih belum mereda, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota (PMK) Tarakan siap hadapi skenario terburuk.

Kasi Ops PMK Tarakan, Irwan mengatakan, mendapatkan informasi dari Pertamina sekitar pukul 15.15 WITA untuk membantu pengamanan disekitar pipa yang diduga mengalami kebocoran.

Baca Juga :  SPPG Gunung Lingkas 003 Diresmikan, Targetkan 2.500 Penerima Manfaat

“Hingga saat ini, kita siap berikan bantuan kepada Fire Brigade Pertamina, kita terus berikan supply air baku untuk melakukan penyiraman di sekeliling objek vital,” kata Irwan kepada benuanta.co.id, Minggu (4/4/2021).

Dijelaskan Irwan, dalam penanganan kebocoran tersebut, PMK masih berperan dalam penyuplaian air baku. Di lapangan, Fire Brigade Pertamina mengamankan lokasi disekitar objek vital dengan cara melakukan penyiraman.

Baca Juga :  Disdikbud Kaltara Telusuri Video Pelajar SMA yang Asik Nongkrong di Jam Pelajaran

“Di sekeliling objek vital disiram agar terhindar dari percikan api, bahkan kendaraan dengan bahan bakar premium, pertalite, dan sejenisnya tidak diizinkan lewat wilayah objek vital, kecuali kendaraan berbahan bakar solar,” terangnya.

Untuk diketahui, sebanyak 4 armada supply truck membantu penyiraman lokasi objek vital, dan 20 personil bersiap di markas komando PMK Tarakan untuk memberikan bantuan.

Baca Juga :  Potensi Hujan Lebat Dominasi Cuaca Tarakan di Penghujung Ramadan

Pantauan benuanta.co.id, hingga pukul 21.00 WITA, pancuran dari Pertamina yang menyerupai gas masih menjulang cukup tinggi, dan kawasan disekitarnya tercium bau gas yang sangat menyengat.

“PMK Tarakan siap untuk skenario terburuk, karena pipa yang bocor menyerupai gas dan disebutkan sensitif terhadap api, kita juga akan jaga-jaga.(*)

Reporter : Matthew Gregori Nusa
Editor : Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *