Prodi Magister dan FK Segera Dibuka, Rektor UBT Berharap Pemerintah Kaltara Berikan Dukungan

TARAKAN – Rektor Universitas Borneo Tarakan (UBT) Prof. Adri Patton menyampaikan mimpi besarnya sebagai pimpinan untuk membuka Fakultas Kedokteran (FK) serta beberapa Program Studi (Prodi) Magister (S2) seperti Jurusan Ilmu Pertanian, llmu lingkungan, Manajemen, Manajemen Pendidikan dan Bahasa Inggris.

Prof. Adri menyebutkan, sebagai ketua dewan pertimbangan Universitas Borneo Tarakan Zainal A. Paliwang sekaligus Gubernur Kaltara dapat memahami dan segera mengakomodir kebutuhan masyarakat Kaltara melalui berdirinya Fakultas Kedokteran dan beberapa Prodi S2 di UBT.

‘’Di agenda Serah Terima Jabatan  (Sertijab), Jum’at (19/02/2021). Saya dan 20 orang senat akan memberikan surat untuk mengadakan pertemuan internal kepada pak gubernur dengan agenda silahturahmi dan penyampaian program prioritas kami,” ujar Prof. Adri kepada benuanta.co.id.

Mantan Akademisi Universitas Mulawarman (Unmul) ini menyampaikan dengan di dampingi Gubernur, Ketua DPRD, Walikota dan Bupati seluruh Kaltara berharap hasil pertemuan internal nantinya akan bertemu dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim untuk segera membahas pembukaan FK dan Prodi S2 di UBT.

Karena FK dan beberapa Prodi S2 di UBT bagian faktor kebutuhan masyarakat, terlebih lagi permintaan tenaga didik khususnya kedokteran di daerah perbatasan dan pedalaman.

‘’Kami pun sudah bekerja sama dengan beberapa Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Kaltara seperti Universitas Kaltara (Unikal), Politeknik Malinau dan Politeknik Nunukan agar dapat menyukseskan impian ini,’’ terangnya.

Terakhir, Prof. Adri mengatakan, dalam berjalannya proses pendirian ini kalau melalui prosedur bisa memakan waktu yang lama. Tetapi, jika segera mendapatkan respon dari dampingi Gubernur, Ketua DPRD, Walikota dan Bupati seluruh Kaltara saya yakin Mendikbud Nadiem dapat memberikan moratorium serta mandat langsung kepada UBT untuk membuka FK dan beberapa Prodi S2 tersebut.

Mengenai tenaga pengajarnya, lanjut Prof. Adri, saya berterima kasih kepada Walikota, Kepala Rumah Sakit dan Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Tarakan yang sudah berkomitmen agar hampir semua dokter spesialis siap menjadi dosen terkhusus di FK UBT nanti.

‘’Memorandum of Understanding (MoU) pun sudah kami lakukan dengan Universitas Bagian Timur khususnya Unmul di Kalimantan dan Universitas Hasanuddin (Unhas) di Sulawesi. Serta Perguruan Tinggi Negeri (PTN) lainnya seperti Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak, Universitas Lambung Mangkurat (Unlam) Banjarmasin dan Universitas Palangkaraya (Unpal) sehingga tidak akan kekurangan tenaga pengajar dan kita bisa maksimalkan kenaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kalimantan,’’ tutupnya.(*)

Reporter: Reza Munandar
Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *