TARAKAN – Melalui pemantauan Kepolisian Reses (Polres) Tarakan, selama penegakan protokol kesehatan (prokes) di tahun 2020, masyarakat Tarakan kurang disiplin, khususnya dalam menghindari kerumunan dan menjaga jarak.
Hal ini disebutkan oleh Kapolres Tarakan, AKBP Fillol Praja Arthadira sesuai dengan pemantauannya dilapangan terkait kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan.
Fillol menjelaskan, masyarakat sudah cukup baik dalam penggunaan masker diluar kediaman, namun untuk jaga jarak didapati masih sangat minim. Masih banyak yang berkerumun tanpa menjaga jarak.
“Saya menilai, penggunaan masker sudah membaik, namun menjaga jarak kurang, hal ini menjadi PR untuk kami, atasan kami mengarahkan untuk tidak lelah dalam memberikan imbauan kepada masyarakat,” ujarnya kepada awak media.
Terkait penegakan disiplin dapat ditempuh apabila dinilai tidak ada efek jera atau membandel setelah diberikan edukasi dan sosialisasi. Tentunya kebijakan pelanggaran prokes bisa diterapkan, Intinya mengedepankan preemtif dan preventif.
“Dalam penindakan terhadap protokol kesehatan, kami upayakan untuk disampaikan secara baik seperti disosialisasikan, diingatkan secara langsung kepada masyarakat,” terangnya.
“Di tahun ini belum ada kegiatan yang dibubarkan, sebagian besar lebih kepada pencegahan. Sebelum ada kegiatan yang mengundang banyak massa dilakukan, Polres Tarakan segera mencegah hal tersebut dengan meminimalisir kerumunan,” tutupnya.(*)
Reporter : Matthew Gregori Nusa
Editor : Ramli







