benuanta.co.id, TARAKAN – PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Cabang Tarakan menyampaikan informasi resmi terkait jadwal kapal penumpang bulan April 2026, dengan penekanan khusus pada rencana docking KM Lambelu yang dijadwalkan berlangsung pada 24 April mendatang.
Kepala Pelni Cabang Tarakan, Ferdy Ronny Masengi, mengungkapkan pihaknya telah membagikan jadwal pelayaran kepada rekan media sebagai bentuk keterbukaan informasi kepada publik. Ia menegaskan terdapat agenda penting yang perlu menjadi perhatian masyarakat.
“Kami menginformasikan jadwal kapal bulan April, dan khusus KM Lambelu tanggal 24 April 2026 akan menuju Jakarta untuk pelaksanaan docking tahunan,” ungkapnya, Rabu (1/4/2026).
Ferdy menjelaskan penyampaian informasi ini bertujuan agar masyarakat, khususnya calon penumpang KM Lambelu, dapat menyesuaikan rencana perjalanan sejak awal. Ia menilai kejelasan jadwal sangat penting untuk menghindari kesalahpahaman.
“Informasi ini kami sampaikan lebih awal agar masyarakat bisa mengatur perjalanan dengan baik,” katanya.
Menurutnya, sebelum tanggal 24 April 2026, KM Lambelu masih beroperasi normal sesuai jadwal yang telah ditetapkan, termasuk melayani sejumlah rute strategis dari dan menuju Tarakan. Ia menegaskan bahwa tidak ada perubahan operasional sebelum jadwal docking tersebut.
“Sampai sebelum tanggal itu, KM Lambelu tetap berlayar seperti biasa,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa pelayaran pada 23 hingga 24 April menjadi rangkaian terakhir sebelum kapal bertolak ke Jakarta untuk menjalani perawatan tahunan. Hal ini menjadi bagian dari siklus operasional kapal yang sudah direncanakan. “Pelayaran itu menjadi jadwal terakhir sebelum kapal masuk docking,” terangnya.
Lebih lanjut, Ferdy menekankan bahwa docking merupakan kegiatan rutin tahunan yang wajib dilakukan guna menjaga keselamatan dan kelayakan kapal. Proses ini meliputi pemeriksaan menyeluruh terhadap berbagai aspek teknis kapal.
“Docking adalah perawatan rutin agar kapal tetap aman dan laik laut,” imbuhnya.
Ia juga memastikan bahwa setelah proses docking selesai, pihaknya akan kembali memberikan pembaruan informasi kepada publik terkait jadwal operasional KM Lambelu selanjutnya. “Untuk update berikutnya akan kami beritahukan kembali,” lanjutnya.
Di sisi lain, Ferdy memastikan bahwa kapal lainnya tetap beroperasi normal selama April 2026, sehingga kebutuhan transportasi laut masyarakat tetap terpenuhi. Ia mengimbau masyarakat untuk tetap memperhatikan jadwal dan ketentuan perjalanan yang berlaku.
“Kami harap masyarakat tetap mengikuti informasi resmi agar perjalanan berjalan lancar,” tutupnya. (*)
Reporter: Eko Saputra
Editor: Ramli







