Sempat Kosong di Pasaran, Bulog Tarakan Datangkan 72 Ribu Liter MinyaKita

benuanta.co.id, TARAKAN – Minyak goreng bersubsidi MinyaKita sempat mengalami kekosongan di sejumlah pasar di Kota Tarakan pasca Lebaran 2026.

Kondisi ini dipicu oleh keterlambatan distribusi selama masa libur, di tengah meningkatnya permintaan masyarakat.

Kepala Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Cabang Tarakan, Zamahsyari Afsolin, menjelaskan kekosongan terjadi akibat adanya jeda penyaluran saat libur operasional, ditambah proses perawatan gudang.

“Selama Lebaran sebenarnya masih tersedia di kios-kios pasar. Namun karena libur dan posisi gudang sedang perawatan, sehingga terjadi gap (jeda) dalam penyaluran MinyaKita,” ujarnya, Selasa (31/3/2026).

Selain itu, keterlambatan pasokan juga dipengaruhi kendala distribusi dari daerah asal. Pengiriman melalui jalur laut mengalami hambatan akibat tingginya aktivitas di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, selama arus mudik Lebaran.

Akibatnya, pasokan MinyaKita di pasaran sempat menipis bahkan kosong di beberapa titik. Di sisi lain, permintaan masyarakat justru meningkat signifikan, terutama menjelang hingga setelah Lebaran, karena harga Minyakita yang lebih terjangkau dibandingkan minyak goreng komersial.

Kendati demikian, Zamahsyari memastikan stok saat ini dalam kondisi aman. Pihaknya pun telah menambah pasokan sebanyak enam kontainer telah tiba di gudang pada akhir Maret 2026.

Saat ini, total stok Minyakita mencapai 72.000 liter. Dengan asumsi kebutuhan sekitar 30.000 liter per bulan, jumlah tersebut diperkirakan mampu mencukupi kebutuhan masyarakat selama dua bulan ke depan.

“Alhamdulillah stok sekarang sekitar 72.000 liter, cukup untuk memenuhi kebutuhan dua bulan ke depan,” ungkapnya.

Pada 1 April 2026, Bulog Tarakan akan kembali mendistribusikan MinyaKita ke pasar-pasar, khususnya yang masuk dalam Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP), serta ke kios-kios Rumah Pangan Kita (RPK) sebagai mitra Bulog yang tersebar di berbagai kelurahan di Tarakan.

Guna menjaga pemerataan, Bulog membatasi jumlah distribusi ke setiap mitra agar tidak terjadi penumpukan di satu titik. Pada hari ini pihaknya tengah melakukan pendistribusian ke Kabupaten Nunukan yang merupakan wilayah kerja Bulog Tarakan.

“Kalau tidak dibatasi, satu kontainer bisa habis di satu toko saja. Jadi kami upayakan distribusi merata supaya semua kebagian,” tegasnya.

Dengan kondisi tersebut, Bulog memastikan kebutuhan Minyakita masyarakat di Tarakan dan sekitarnya kembali terpenuhi pasca Lebaran.

“Alhamdulillahnya stok setelah lebaran ini bisa kami pegang sebanyak 72.000 liter untuk memenuhi kebutuhan dua bulan ke depan. Kendala di perjalanan saja kemarin,” pungkasnya. (*)

Reporter: Sunny Celine T

Editor: Endah Agustina

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *