benuanta.co.id, TARAKAN – Polres Tarakan menyiagakan ratusan personel gabungan untuk mengamankan pelaksanaan Operasi Ketupat selama periode Ramadan hingga arus mudik Lebaran tahun 2026.
Kapolres Tarakan, Erwin S. Manik mengatakan operasi tersebut telah mulai dilaksanakan dan akan berlangsung selama 13 hari ke depan hingga 25 Maret 2026.
Dalam pelaksanaan operasi tersebut, Polres Tarakan mendirikan delapan pos yang tersebar di sejumlah titik strategis di Kota Tarakan.
“Pada hari pertama pelaksanaan operasi ini kami menggelar delapan pos. Terdiri dari tiga pos pengamanan di pusat perbelanjaan dan pusat keramaian, serta empat pos pelayanan yang berada di bandara dan pelabuhan,” ujarnya, Jumat (13/3/2026).
Ia menjelaskan, pengamanan tidak hanya dilakukan oleh personel kepolisian, tetapi juga melibatkan berbagai instansi terkait.
Secara keseluruhan, kata dia, sebanyak 312 personel gabungan dilibatkan dalam operasi tersebut. Dari jumlah itu, sebanyak 147 personel berasal dari kepolisian, sedangkan sisanya merupakan personel dari berbagai instansi pendukung lainnya.
Menurutnya, keberadaan pos pengamanan dan pos pelayanan tersebut diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melaksanakan aktivitas selama Ramadan maupun perjalanan mudik Lebaran.
Selain itu, para petugas juga diinstruksikan untuk lebih proaktif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam mengantisipasi potensi permasalahan yang dapat terjadi selama masa mudik dan arus balik.
“Juga ditekankan kepada personil Polri dan juga instansi terkait agar lebih proaktif, tidak hanya terpaku di lokasi pos pengamanannya, tapi bisa melihat bagaimana dinamika potensi-potensi permasalahan yang akan dialami para pemudik agar lebih proaktif ya memberikan layanan-layanan kepolisian dengan instansi terkait. Itu yang menjadi penekanan dari Pak Kapolda,” pungkasnya. (*)
Reporter: Sunny Celine T
Editor: Ramli







