benuanta.co.id, TARAKAN – Maulid akbar Habib Rizieq Shihab di Masjid Baburrahmat, Sebengkok Tiram, Sabtu (20/9/2025) malam, dipenuhi ribuan jamaah. Meski hujan deras mengguyur, masyarakat tetap bertahan hingga acara selesai tengah malam.
Sulaiman, warga Sebengkok, mengaku datang bersama keluarganya sejak sore hari. Ia ingin memastikan bisa mendapat tempat dekat panggung ceramah. “Kami datang lebih awal biar bisa di depan, meski hujan deras kami tetap bertahan,” jelasnya, Sabtu (20/9/2025).
Antusiasme warga ini menjadi bukti kuat kecintaan masyarakat Tarakan terhadap kegiatan dakwah. Ketiga warga tersebut menilai kehadiran Habib Rizieq merupakan kesempatan langka yang sayang dilewatkan. “Tidak setiap hari beliau datang, makanya hujan pun tidak jadi alasan untuk pulang,” ungkapnya.
Selain itu, Fatimah, warga Karang Anyar, mengatakan hujan sama sekali tidak menyurutkan niatnya untuk mendengarkan tausiyah. Ia bahkan merasa suasana semakin khidmat di tengah derasnya hujan. “Buat saya hujan itu berkah, bukan penghalang. Justru menambah semangat untuk mengikuti ceramah beliau,” tuturnya.
Fatimah menambahkan, jamaah tetap duduk tenang meski hujan deras turun hampir sepanjang acara. “Luar biasa sekali, semua orang tetap bertahan. Tidak ada yang bubar sampai selesai,” katanya.
Sementara itu, Burhannuddin, warga Juata, rela berjalan kaki cukup jauh karena jalan menuju lokasi sudah dipadati kendaraan. Meski basah kuyup, ia merasa senang bisa ikut hadir. “Jalanan macet, jadi saya dan teman-teman jalan kaki. Alhamdulillah tetap sampai dan bisa dengar langsung ceramahnya,” katanya.
Burhanuddin pun berharap kegiatan serupa bisa dilaksanakan kembali di lokasi yang lebih luas agar masyarakat lebih leluasa. “Kalau bisa nanti di Islamic Center atau masjid besar, karena semalam jamaah membludak sekali,” tukasnya.
Acara tabligh akbar berakhir sekitar pukul 00.00 WITA dengan kondisi tertib. Masyarakat pulang dengan rasa puas, sekaligus membawa kesan mendalam atas pesan-pesan dakwah yang disampaikan. (*)
Reporter: Eko Saputra
Editor: Ramli






