8 Personel Satpol PP Kontak Erat Pasien Covid-19 Jalani Uji Swab, 7 Negatif 1 Tunggu Hasil

TARAKAN – Kepala Satpol PP dan PMK Kota Tarakan, Hanip Matiksan mengatakan, tujuh dari 8 anggota Satpol PP Tarakan yang dilakukan tes swab oleh Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Tarakan, telah keluar dengan hasil negatif terhadap Covid-19.

“Sudah keluar hasilnya tiga hari lalu dan Alhamdulillah 7 anggota kita negatif Covid-19, dan tinggal satu lagi anggota kita dengan inisial SM hasil swabnya belum keluar, mudah-mudahan saja hasilnya juga negatif,” ujar Hanip Matiksan saat dihubungi benuanta.co.id, Rabu (1/7/2020).

Pria asli Bangkalan Madura ini menjelaskan, dilakukannya tes swab terhadap 8 personelnya ini merupakan upaya pencegahan sekaligus melakukan contact tracing atau penelusuran kontak, guna mengendalikan laju penyebaran virus yang mulai diidentifikasi oleh GTPP Tarakan terhadap salah satu pasien yang sempat satu ruangan dengan kedelapan personel pada bulan Mei 2020 lalu.

Baca Juga :  Zakat Profesi Jadi Penyumbang Terbesar di BAZNAS Tarakan

“Jadi 16 Mei, pas bulan puasa itu kita ada tamu di Mako, ada ibu-ibu kasus KDRT dari tambak dan mengadu ke Polres, dan dititipkan ke Mako Pol PP karena akan dibawa oleh Dinsos. Jadi posisinya ibu dan anaknya itu di shelter oleh Dinsos sebulan kalau tidak salah. Begitu jeda sebulan mau diberangkatkan Dinsos ke daerah asalnya dan diperiksa ternyata ibu itu positif Covid-19, tetapi anaknya negatif,” terangnya.

Baca Juga :  BPOM Tarakan Intensifkan Pengawasan Kue Lebaran, UMKM Diminta Cantumkan Label P-IRT

“Karena dinyatakan negatif Covid-19, makanya 8 anggota kita yang sempat satu ruangan dengan ibu-ibu itu langsung dilakukan tes swab dan saya tanya juga teman-teman informasinya mereka tidak ada kontak langsung dengan ibu tersebut, tapi sempat satu anggota kita mengendong anaknya saja dan hasil tes swabnya anggota kita itu negatif, sambungnya.

Meski telah mendapatkan angin segar dengan hasil negatif Covid-19 terhadap 7 anggotanya yang sempat satu ruangan dengan pasien tersebut. Hanip juga tak ingin hal serupa kembali terjadi dengan cara menerapkan protokol kesehatan yang ketat terhadap tamu yang akan datang di Mako Pol PP.

Baca Juga :  SPPG Gunung Lingkas 003 Diresmikan, Targetkan 2.500 Penerima Manfaat

“Kita perketat protokol Covid-19 di Mako, tidak ada kontak fisik, jaga jarak dan wajib masker dan cuci tangan. Protokol itu bukan hanya kita berlakukan dari tamu ke anggota saja, tapi semua personel, dari banpolnya sampai seluruh staf yang ada di situ wajib melaksanakan protokol ini,” tukasnya.(*)

Reporter : Yogi Wibawa

Editor : Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *