Transformasi Digitalisasi Birokrasi KTT Kini Jauh Lebih Baik

benuanta.co.id, TANA TIDUNG – Wujudkan pelayanan digitalisasi birokrasi di Kabupaten Tana Tidung, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Tana Tidung terus bertransformasi dan kembali berencana menaikkan kecepatan internet sebagai penunjang pelayanan kepada masyarakat.

Kepala Diskominfo Tana Tidung, Uus Rusmanda menyampaikan kecepatan internet saat ini berada di angka 200 Megabit per second (Mbps) yang digunakan kepada 32 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemerintahan Tana Tidung. Peningkatan bandwidth internet yang dilakukan pada April 2022 kemarin, dinilai masih belum ideal untuk munujang pelayanan berbasis digitalisasi terhadap masyarakat.

Kendati demikian, kecepatannya bandwidth internet tersebut sudah cukup lumayan dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya mencapai 40 Mbps dibagi puluhan OPD di lingkungan Pemkab Tana Tidung.

“Kita sudah naikkan bandwidth-nya ke 200 Mbps. Rencananya di anggaran perubahan akan kita tingkatkan lagi, karena ini bisa mempermudah dan memperlancar proses pelayanan kepada masyarakat,” ujar Uus Rusmanda kepada benuanta.co.id, Kamis (14/7/2022).

Menurut Uus, peningkatan kecepatan internet yang baik dan stabil sangat dibutuhkan dalam pelayanan kepada masyarakat. Sebab ada kalanya OPD yang ingin menerapkan sistem online terhambat permasalahan tersebut.

Baca Juga :  Ekonomi Desa Terpukul, Masyarakat Minta PT PMJ Segera Beroperasi Lagi

“Contoh di rumah sakit harus ada sistem rujukkan harusnya online supaya memudahkan masyarakat kita agar cepat tertangani. Begitu juga dengan pelayanan masyarakat yang ada di OPD lainnya,” terangnya.

Walaupun lebih baik dari sebelumnya. Namun Uus berharap bisa kembali meningkatkan kecepatan internet di Bumi Upun Taka.

“Alangkah baiknya kita akan coba push (tingkatkan). Idelanya bandwidth itu untuk dibagi kepada 32 OPD yang ada itu sekitar 400 hingga 500 Mbps. Mudah-mudahan nanti rencana penambahan di anggaran perubahan ini disetujui oleh tim anggaran,” harapnya.

Lebih lanjut, kecepatan internet juga mempengaruhi suksesnya program prioritas KTT Digital yang dicanangkan dalam visi misi Bupati Tana Tidung Ibrahim Ali dan Wakil Bupati Tana Tidung Hendrik. Tujuannya agar konektivitas antar wilayah bisa dengan mudah dilakukan, termasuk digitalisasi desa dan meminimalisasi blank spot di beberapa wilayah.

Mempercepat proses pembangunan saranan prasarana telekomunikasi, Diskominfo juga telah melakukan berbagai langkah termasuk melakukan komunikasi terhadap instansi pemerintah daerah hingga pemerintah pusat.

Salah satunya dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kekominfo) dan Kedeputian VII Bidang Infokom dan Infrastruktur dari Kementerian Koodinator Politik, Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam).

Baca Juga :  Ekonomi Desa Terpukul, Masyarakat Minta PT PMJ Segera Beroperasi Lagi

“Tahun lalu Tim dari Kemenko Polhukam datang ke kita, bareng dengan teman-teman dari Kementerian Kominfo dan provider juga untuk melihat langsung kondisi rill seperti apa,” jelasnya.

Melalui kedatangan pemerintah pusat tersebut, ada yang menjadi catatan masih minimnya sarana telekomunikasi di Tana Tidung, seperti salah satunya di Kecamatan Muruk Rian.

“Kita bergerak cepat dan Alhamdulillah untuk saat ini pembangunan menara telekomunikasi sudah terbangun 10. Ada yang sudah on, ada juga yang pembangunannya sudah selesai tinggal menunggu on, dan ada juga yang masih berproses (dibangun),” tandasnya.

Perlahan namun pasti, kecepatan internet yang mengalami peralihan ke arah lebih baik ini juga mendapat apresiasi masyarakat. Syim, satu warga Kecamatan Tideng Pale yang juga Aparatur Negeri Sipil (ASN) mengatakan adanya pembangunan sarana telekomunikasi sangat dibutuhkan dalam aktivitas sehari-hari.

“Alhamdulilah sudah agak lebih baik. Karena sering juga ada monitoring dari Diskominfo ke OPD, tapi memang dalam perubahan kita harus bisa mengikuti pergerakan menuju digitalisasi. Sebagai ASN sangat terbantu, demi menyediakan pelayanan bagi masyarakat agar lebih optimal. Apalagi yang berkaitan dengan pemerintah pusat itu sekarang harus dilakuakan secara daring, mulai dari zoom sampai penginputan data harus didukung dengan internet yang baik,” tutup Syim. (*)

Baca Juga :  Ekonomi Desa Terpukul, Masyarakat Minta PT PMJ Segera Beroperasi Lagi

Berikut beberapa pembangunan sarana prasarana telekomunikasi di Tana Tidung:

  1. Tower Mini XL Axiata Sebawang – Selesai – On Air
  2. Tower BTS Telkomsel Sebawang – Selesai – On Air
  3. Tower BTS XL Gunawan – Selesai – Menunggu On
  4. Tower BTS XL Rian Rayo – Selesai – Menunggu On
  5. Tower BTS XL Sapari – Selesai – Menunggu On
  6. Tower BTS XL Belayan Ari – Selesai – Menunggu On
  7. Tower BTS Indosat Seputuk – Selesai – Menunggu On
  8. Tower Mini Telkomsel Menjelutung – Selesai – Menunggu On
  9. Tower Portabel Telkomsel Sesayap Selor – Selesai – Menunggu On
  10. Tower BTS Indosat Mendupo – Proses Pembangunan

Berikut segera menyusul pembangunan tower dan sudah proses persiapan:

  1. Tower BTS Indosat Kapuak
  2. Tower BTS Indosat Sengkong
  3. Mitratel Indosat Bebatu

Selanjutnya pada Quartal 4

  1. Tower Portabel Telkomsel Kapuak
  2. Tower BTS Telkomsel Kujau
  3. Tower BTS Telkomsel Tengku Dacing (*)

Editor: Yogi Wibawa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *