Dipadati Wisatawan Luar Daerah, Pedagang Kaki Gunung Rian Ketiban Rejeki

benuanta.co.id, TANA TIDUNG – Selama masa libur bersama, ikon wisata Kabupaten Tana Tidung (KTT) Gunung Rian dipadati dengan kunjungan wisatawan dari luar Daerah. Hal ini pun menjadi pundi-pundi rejeki tersendiri bagi warga Desa Muruk Rian, yang berlokasi tak jauh dari Gunung Rian, Jumat, 6 Mei 2022.

Pasalnya, semenjak destinasi wisata Gunung Rian ramai dikunjungi oleh wisatawan, jualan para warga Desa Muruk rian kini menjadi ramai diserbu para pembeli yang merupakan para wisatawan.

“Alhamdulilah ramai aja pak, karena banyak yang beli minuman, snack dan mie instan buat kebutuhan di atas gunung dan selama liburan ini ramai terus,” kata Abai salah satu pedagang, dibawah kaki Gunung Rian.

Bahkan Abai mengaku sampai harus meminta salah satu anaknya, untuk berjualan asongan di atas Gunung Rian, guna melayani kebutuhan para wisawatan.

“dalam sehari bisa dua atau tiga kali ngisi barang dagangan asongan buat dijual di atas, soalnya ramai yang beli,” ujarnya.

Salah satu wisatawan asal Malinau, Muhtarom yang ditemui oleh benuanta.co.id mengaku sengaja singgah berlibur ke Gunung Rian, karena memiliki akses yang terjangkau dibandingkan dengan destinasi Wisata lainnya yang ada di Kalimantan Utara (Kaltara).

“Lokasinya gunung, tapi ada dipinggir Jalan raya, jadi pengunjung lebih mudah kesini dari pada ke tempat lain dan hal ini menjadi keunikan tersendiri bagi Gunung Rian,” ungkapnya.

Disisi lain kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Dispora) KTT, Iwanto mengatakan saat ini pihaknya terus berbenah dalam menciptakan situasi yang aman dan nyaman bagi para wisatawan Gunung Rian. Salah satunya ialah menciptakan tempat yang layak bagi para pedagang yang berjualan, dan tempat yang layak bagi wisatawan untuk bersantai ria.

“Saat ini fokus kita ialah membuat tempat permanen bagi para pedagang untuk berjualan, bukan yang bersifat musiman. Karena kalau untuk lokasi dan tempat sebenarnya kita sudah punya, hanya saja belum diisi oleh pedagang yang bisa setiap saat standby berjualan disitu,” kata Iwanto.

Bahkan sebelum Gunung Rian, dipadati oleh wisatawan seperti saat ini, Iwanto mengaku telah membuat sedikit pembenahan fasilitas di Gunung Rian. Agar dapat membuat para wisatawan merasa nyaman.

“Rumput liar kemarin sudah kita babat habis, termasuk WC umum yang sudah kita bersihkan, ke depan kita akan menambah beberapa fasilitas umum baru lagi untuk memanjakan para wisatawan kita,” pungkasnya.(*)

Reporter: Osarade

Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *