benuanta.co.id, TANA TIDUNG – Operasi Keselamatan Kayan merupakan kegiatan dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polri yang dilakukan serentak se-Indonesia melalui tim Satlantas yang ada di masing-masing Kepolisian Resor (Polres) Daerah.
Kegiatan ini biasanya mengedepankan keselamatan keselamatan Lalu Lintas (Lalin) dan melakukan razia terhadap pengendara yang tidak taat dengan aturan lalin.
Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) sendiri kegiatan Ops Patuh Kayan ini sudah berjalan di hampir setiap Kabupaten/Kota per tanggal 1 Maret lalu, terkecuali Kabupaten Tana Tidung (KTT).
Pasalnya, tidak adanya Polres di Kabupaten termuda di provinsi Kaltara ini, membuat kegiatan Ops Patuh Kayan, sulit terlaksana di KTT.
“Setiap daerah pasti menggelar Ops ini, tapi untuk KTT belum kita lakukan, karena wilayah hukum kita masih berada dalam naungan Polres Kabupaten Bulungan,” kata Kapolsek Sesayap IPTU Radyan Kunto Wibisono.
Kapolsek menjelaskan kegiatan Ops Patuh Kayan dapat saja dilaksanakan di KTT, namun tetap harus dilakukan oleh tim Satlantas Bulungan.
“Kalau Satlantas Bulungan yang kesini, Ops itu bisa kita lakukan. Namun kita tetap kordinasi dan setahu saya Ops ini kemungkinan besar tidak ada dilakukan di KTT, mengingat tim Satlantas Bulungan juga harus fokus melaksanakan Ops Patuh Kayan ini di Bulungan,” jelasnya.
Ia menambahkan meski Ops Patuh Kayan tidak akan digelar di KTT, namun Polsek Sesayap tetap akan menjalankan Ops keselamatan.
Kapolsek mengungkapkan Ops Patuh Kayan merupakan kegiatan pencegahan bahaya berlalu Lintas yang mengedepankan kegiatan Preventif terhadap masyarakat dan tidak bersifat kerahasiaan. Sehingga, meski tidak seperti Ops Patuh Kayan Satlantas Polres, Polsek Sesayap juga bisa melakukan kegiatan Ops keselamatan, sebagai langkah pencegahan.
“Lebih kepada sosialisasi keselamatan karena kita di Polsek tidak memiliki unit Satlantas. Sehingga, kita hanya bisa melakukan kegiatan sosialisasi dan edukasi mengenai aturan Lalin,” tutupnya. (*)
Reporter: Osarade
Editor: Ramli







