Peringati Hakordia, Inspektorat KTT Ajak Masyarakat Cegah Korupsi

benuanta.co.id, TANA TIDUNG – Memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) yang jatuh pada tanggal 9 Desember 2021, Inspektorat Daerah Kabupaten Tana Tidung (KTT) membagikan masker kepada para pengendara yang melintas di Jalan Jendral Sudirmanm Kecamatan Sesayap, Jumat, 10 Desember 2021.

Admin MCP (Monitoring Centre for Prevention) Koordinasi dan Supervisi pencegahan (Korsupgah) Inspektorat KTT mengatakan, Iwan Setiawan menyampaikan, peran masyarakat dalam mencegah praktik sangat dibutuhkan. Sebab, masyarakat sipil juga mempunyai hak untuk mencegah praktik korupsi.

“Zaman sekarang semua sudah terbuka, masyarakat juga jangan acuh dengan hal itu. Jangan tunggu korupsi terjadi baru bertindak, tapi mari sama-sama kita cegah praktik ini terjadi,” kata Iwan.

Menurut Iwan, masyarakat merupakan elemen yang paling terdampak dari praktii korupsi. Oleh karena itu masyarakat juga harus memiliki sikap tegas dalam memberantas tindak pidana korupsi.

“Baik dalam bentuk suap, merugikan keuangan negara, penggelapan dalam jabatan, pemerasan, perbuatan curang, benturan kepentingan dalam pengadaan, dan gratifikasi. Jadi masyarakat juga perlu paham, kalau hal-hal ini merupakan bagian dari korupsi,” tuturnya.

Selain memberikan sosialisasi pencegahan tindak pidana korupsi, Inspektorat juga membagikan sejumlah masker kepada masyarakat sebagai penutup dari kegiatan itu.

“Di sini kita juga membagikan 500 masker kepada masyarakat. Jadi selain berperan sebagai kontrol pencegahan praktik korupsi, masyarkat juga memiliki peran untuk mencegah penyebaran Covid-19, khususnya dalam mengantisipasi pandemi Covid-19 gelombang ke-3,” terangnya.

Terpisah, Wakil Bupati KTT, Hendrik mendorong masyarakat untuk turut serta bersama pemerintah, membangun KTT, yang bersih, sehat dan bebas dari korupsi.

“Saya sangat sepakat dengan isi dari kegiatan sosialisasi ini. Artinya pemberantasan tindak korupsi tidak hanya harus mengandalkan aparat penegah hukum saja. Tapi masyarakat juga harus hadir sebagai pengawas dan masyarakat juga tidak perlu merasa takut untuk melaporkan tindak pidana korupsi,” tutupnya. (*)

Reporter : Osarade

Editor : Yogi Wibawa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *