benuanta.co.id, SULSEL – Pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares nampaknya tidak jera meski telah mendapatkan sanksi pasca melakukan protes terhadap wasit Liga 1 2022/2023. Di mana Bernardo pernah disanksi terkait larangan mendampingi anak asuhnya di lapangan karena mendapat akumulasi kartu merah.
Meski demikian, Bernardo tetap mendorong agar dilakukan evaluasi terhadap pengadil lapangan Liga 1. Sebab dianggap banyak melakukan kesalahan.
“Terlalu banyak kesalahan-kesalahan. Saya tidak mengerti kenapa mereka (wasit,red) terlalu gampang memberikan kartu kuning pada coach yang jelas-jelas ada pelanggaran lebih keras, lebih berbahaya di lapangan, malah mereka tidak memberikan kartu kuning,” sorot Bernardo melalui konferensi persnya via virtual, Minggu (11/12).
Bahkan Bernardo mengungkapkan tidak melakukan sesuatu yang salah ketika diganjar kartu, hingga berujung absen mendampingi PSM menghadapi Persita Tangerang, Kamis (8/12) lalu.
Pelatih ber-lisensi UEFA Pro tetap mengamini wasit di Liga 1 bisa lebih baik dan berbenah pada pertandingan-pertandingan selanjutnya.
“Saya tetap percaya bahwa ke depannya mereka mau memperbaiki diri. Karena Indonesia punya suporter yang luar biasa dan industri sepak bola yang luar biasa,” terangnya menandaskan.(*)
Penulis: Akbar
Editor: Ramli







