AHY: Dana Pemulihan Infrastruktur Rusak Pasca-Demo Ditanggung Pusat

Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut alokasi dana pemulihan infrastruktur umum yang dirusak perusuh di tengah demonstrasi, sepenuhnya berasal dari kocek pemerintah pusat.

AHY, di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, menyebut pihaknya tidak hanya menghitung nilai kerusakan akibat kerusuhan yang mencapai Rp950 miliar, tetapi juga sudah menyiapkan skema pemulihan agar pelayanan publik segera normal.

Baca Juga :  Pemerintah Tunda Pengiriman Pasukan Perdamaian ke Gaza

“Saya rasa kurang lebih masih sama ya, sekitar Rp950 miliar. Semua itu anggaran pusat,” katanya saat ditanya tentang nominal dari kerusakan fasilitas publik.

Menurut AHY, anggaran perbaikan sepenuhnya ditanggung pusat melalui pos kedaruratan APBN di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Dengan begitu, kata AHY, proses pemulihan tidak akan mengganggu alokasi pembangunan reguler.

Baca Juga :  Sekolah Garuda di Kaltara Dinilai Bisa Menggerakkan Ekonomi Daerah

“Kan ada biasanya anggaran untuk kedaruratan, ya kedaruratan dari situ costnya,” ujarnya.

Kerusakan teridentifikasi di 10 provinsi dan 25 kabupaten/kota, termasuk yang terparah berada di Jakarta, Makassar, Bandung, Surabaya, dan Solo.

Ia mengatakan, selain fasilitas pemerintahan dan DPRD, sejumlah layanan transportasi publik juga terdampak, termasuk jembatan penyeberangan orang (JPO) yang dibakar.

Baca Juga :  Prabowo Perintahkan Pemenuhan Tenaga Kesehatan di 4.000 Puskesmas 3T

AHY menekankan pentingnya koordinasi pusat dan daerah, mencontohkan Transjakarta yang langsung menyiapkan langkah cepat agar bisa kembali beroperasi normal.

“Misalnya, Transjakarta itu sudah punya langkah-langkah yang diambil secara cepat juga agar bisa segera beroperasi seperti sedia kala,” kata AHY.

Sumber : Antara

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *