benuanta.co.id, TARAKAN – Bakal calon Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Zainal Arifin Paliwang menerima dukungan berupa surat B.PP.KWK dari Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Nasdem Kaltara pada Ahad, 18 Agustus 2024.
Penyerahan B.PP.KWK ini langsung diserahkan oleh Sekretaris DPW Partai Nasdem Kaltara, Supa’ad Hadianto kepada calon gubernur Zainal yang didampingi Ketua Bidang OKK Gerindra Kaltara, Jufri Budiman.
Dalam surat B.PP.KWK tersebut ditandangani langsung oleh Ketum Partai Nasdem bersama Sekjen DPP Nasdem pusat yang ditetapkan di Jakarta pada 1 Agustus 2024. Isinya yang mana memberikan persetujuan kepada pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Kaltara yakni Zainal Arifin Paliwang bersama Ingkong Ala.
Zainal menyebut, dengan turunnya dukungan dari Partai Nasdem, menjadi partai kedua yang telah memberikan dukungan secara resmi setelah Hanura beberapa waktu lalu. Ia juga menyebut, saat ini telah mengunci 5 partai besar yaitu Gerindra, Golkar, Nasdem, Hanura dan PKS.
“Jadi total 21 kursi, tapi insyaallah adalagi beberapa partai. Namanya itu B.PP.KWK bukan lagi B1-KWK, saat ini sudah ada dua saya terima Hanura dan Nasdem,” ujarnya saat ditemui, Ahad (18/8/2024).
Ditegaskan Zainal, penyerahan B.PP.KWK selanjutnya, akan dilakukan oleh Partai PKS yang diagendakan pada 20 Agustus mendatang. Ia pun optimis menggandeng Ingkong untuk mendaftar pada 29 Agustus 2024.
“Insyaallah 29 Agustus (mendaftar). Kita juga akan deklarasi nanti sebelum melakukan pendaftaran,” tegasnya.
Dalam koalisinya bersama Ingkong Ala, ia menjalin komunikasi ke berbagai partai. Salah satu partai ternama yakni Nasdem yang memilih turut mengusungnya, menurutnya belum memiliki pilihan calon kepala daerah untuk diusungnya.
“Kalau yang sudah ada calonnya tidak mungkin kita ambil partainya, Insyaallah koalisi besar. Targetnya kita 22 kursi lah. Harapannya yang pasti tanggal 27 November nanti banyak yang akan memilih Zainal-Ingkong,” tandasnya.
Sementara itu, Sekretaris DPW Nasdem Kaltara, Supa’ad Hadianto mengungkapkan, pertimbangan Nasdem memberikan bahteranya ke Zainal-Ingkong lantaran telah melalui basis data yang diperoleh dari survei.
Ia menyebut, berdasarkan survei yang telah dilakukan, elektabilitas Zainal-Ingkong memiliki poin yang baik.
“Artinya surveinya bagus, kalau survei bagus peluang menangnya juga besar. Kita sadari, bahwa Nasdem beberapa kali mengusung di Pilkada selalu kalah, tapi kali ini berdasarkan survei Partai Nasdem dan juga partai lainnya beliau (Zainal) masih unggul,” bebernya.
Selain itu, hubungan Nasdem Kaltara dengan Zainal juga harmonis. Tak hanya sebagai koalisi, saat Zainal menjabat sebagai Gubernur pun juga mampu menyerap aspirasi dari masyarakat melalui Partai Nasdem.
“Sehingga proses ini menjadi salah satu pertimbangan Nasdem untuk mengusung Pak Zainal dan Pak Ingkong di Pilgub nanti. Kita Bismillah memenangkan beliau memimpin 2 periode,” imbuhnya.
Dalam waktu dekat, DPW Nasdem Kaltara pada juga akan melakukan konsolidasi internal untuk tegak lurus terhadap pemenangan Zainal-Ingkong. Dalam konsolidasi internal Nasdem nantinya, juga akan melibatkan langsung pasangan calon yang diusung.
“Kami dari Partai Nasdem itu mempunyai keyakinan dan harapan yang tinggi untuk memenangkan. Harapan kita itu kan berlandaskan survei dari apa yang sudah dilakukan incumbent,” pungkasnya. (*)
Reporter: Endah Agustina
Editor: Yogi Wibawa







