Pemilih Tunanetra Disediakan Surat Suara Braille pada Pemilu 2024

benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bulungan hingga kini terus melakukan sosialisasi ke sejumlah kalangan sebagai bentuk upaya untuk meningkatkan partisipasi pemilih pada pemilu.

Selain ke masyakarat umum, KPU Bulungan juga telah memberikan sosialisasi ke pemilih disabilitas. Hal tersebut penting karena disabilitas juga memiliki hak yang sama untuk menyalurkan hak pilihnya pada saat pemilu 14 Febuari 2024 mendatang.

Ketua KPU Bulungan, Lili Suryani mengatakan, anak-anak disabilitas ini berbeda dengan anak-anak normal pada umumnya. Anak-anak disabilitas ini tentu memilik hambatan-hambatan dalam beraktivitas atau berkomunikasi.

“Sehingga penjelasannya pun harus lebih sederhana, mereka kita berikan penjelasan dengan cara langsung mempraktikkan bagaimana caranya saat mereka masuk di TPS,” ujarnya, Jumat (6/10/2023).

Termasuk juga mempraktikkan apa-apa saja yang dilakukan di TPS saat proses pemungutan suara. Pentingnya sistem praktik langsung ini dilakukan karena para disabilitas ini memiliki hambatan yang berbeda-beda.

“Jadi pada hari H pemungutan suara nanti, mereka boleh didampingi oleh orang tua atau orang yang dipercaya untuk mendampingi,” jelasnya.

Termasuk untuk yang tunanetra atau tidak bisa melihat, itu disediakan surat suara khusus yaitu surat suara braille. Sejauh ini, untuk pemilih yang disabilitas itu sudah terdata saat proses pencocokan dan penelitian (coklit) lalu.

“Kalau untuk mapping jenis disabilitas itu sudah dilakukan saat coklit lalu. Jadi di DPT (daftar pemilih tetap) itu sudah dirincikan. Cuma memang ada kalanya orang tua juga jarang mau menyampaikan bahwa anaknya disabilitas,” katanya.

Pastinya, sistem sosialisasi yang dilakukan untuk pemilih disabilitas ini dilakukan dengan cara mempraktikkan proses pencoblosan di TPS, mulai dari mereka mendaftar ke Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) sampai dengan pemberian tinta pada jari kelingkingnya sebagai bukti dia sudah memilih.

Tak hanya itu Lili juga menyampaikan, untuk di SLB Tanjung Selor ini terdata ada sekitar 20 siswa yang saat ini sudah berusia 17 tahun dan akan berusia 17 tahun pada hari H pencoblosan Pemilu 2024 di 14 Februari 2024 mendatang. (*)

Reporter: Ike Julianti

Editor: Yogi Wibawa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *