Kunker ke Malinau, Gubernur Ingin Langsung Merasakan Kebutuhan Masyarakat

Malinau – Baru kurang 2 bulan menjabat sebagai gubernur dan wakil gubernur provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. Zainal Arifin Paliwang,.S.H,.M.Hum dan Dr. Yansen TP,.M.Si sudah melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) dengan berkeliling seluruh kabupaten/kota yang ada di Provinsi Kaltara.

Bukan tanpa sebab, menurut Gubernur provinsi Kaltara Zainal Paliwang untuk menjalankan program-program pemerintah yang sejalan dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat, tidak cukup hanya dengan mendengar keluhan atau pendapat ahli saja. Melihat, mendengar dan merasakan secara langsung lah yang perlu dilakukan agar bisa paham dengan kebutuhan masyarakat Kaltara.

“Kita tidak bisa hanya mendengar omongan orang-orang saja, kita perlu melihat dan merasakannya secara langsung, agar program pembangunan yang berjalan memang benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” kata gubernur.

Zainal Paliwang menjelaskan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat Kaltara sangat tidak dinamis karena setiap masyarakat di masing-masing daerah memiliki kebutuhannya masing-masing, sehingga dengan menyaksikannya secara langsung merupakan tindakan yang tepat, agar program pembangunan provinsi tepat sasaran.

“Banyak proyek-proyek dan perjalanan dinas yang kita hentikan, karena tidak tetap sasaran kepada masyarakat,” ujarnya.

“Namun sebagai gantinya setiap permasalahan masyarakat yang berbeda-beda, bisa kita selesaikan secara bertahap. Seperti di krayan yang membutuhkan akses jalan darat, di Malinau membutuhkan lahan pertanian dan promosi untuk objek wisatanya yang luar biasa indah dan tentu kebutuhan yang berbeda ini yang menjadi fokus kita kedepan,” ungkapnya.

Menurut Zainal Paliwang pembangunan berskala dan tetap sasaran tidak cukup hanya diselesaikan dengan duduk dikursi gubernur saja. Tapi juga harus langsung turun kelapangan dan merasakan langsung apa yang dibutuhkan masyarakat.

“Kunker kita belum selesai, namun untuk wilayah yang sudah kita kunjungi, kita sudah targetkan seperti penyelesaian jalan darat krayan harus selesai di tahun 2023 dan akses jalan desa wisata Malinau harus selesai pada tahun depan,” pungkasnya.(*)

Reporter: Osarade
Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *