benuanta.co.id, TARAKAN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) terus berupaya memastikan distribusi logistik dan mobilitas masyarakat ke wilayah perbatasan tetap berjalan. Salah satunya dengan meminta dukungan armada penerbangan dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) melalui Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU).
Gubernur Kaltara, Dr. Zainal Arifin Paliwang mengungkapkan, sebelumnya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara telah mengajukan permohonan bantuan pesawat kepada Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) untuk membantu mengangkut penumpang serta logistik menuju wilayah perbatasan, khususnya Krayan dan Apau Kayan.
“Yang lalu kita minta bantuan ke Pak Kasau untuk penerbangan armada yang mengangkut penumpang dan barang untuk saudara-saudara kita di perbatasan, Krayan dan Apau Kayan, khususnya Krayan,” ujarnya, Jumat (13/3/2026).
Upaya tersebut kemudian kembali diperkuat dengan mengirimkan surat kepada Panglima TNI dengan tembusan kepada Kasau. Dari komunikasi itu, pemerintah daerah kembali mendapatkan dukungan armada pesawat untuk membantu pengangkutan logistik.
“Alhamdulillah kita diberi lagi slot untuk pesawat CN-235 untuk mengangkut sembako-sembako saudara kita di Krayan dan orang,” jelasnya.
Menurutnya, awalnya Pemprov Kaltara mendapatkan alokasi bantuan penerbangan selama empat hari untuk mendukung distribusi barang dan mobilitas masyarakat di wilayah perbatasan.
Namun, rencana tersebut tidak berjalan penuh karena pesawat harus ditarik kembali untuk kepentingan lain yang lebih mendesak di tingkat pusat.
“Kita mendapat slot sebenarnya empat hari. Tetapi karena sesuatu hal, pesawat itu ditarik lagi oleh Pak Kasau karena ada kepentingan yang lebih penting daripada di Kaltara,” katanya.
Akibatnya, pesawat jenis CASA CN-235 tersebut hanya sempat beroperasi pada 11 dan 12 Maret sebelum akhirnya ditarik kembali pada 13 Maret ke Jakarta.
Kendati demikian, Gubernur Zainal tetap berupaya melanjutkan komunikasi dengan pihak militer agar bantuan penerbangan kembali diberikan guna membantu masyarakat di wilayah perbatasan.
“Saya selalu berupaya untuk komunikasi dengan Komandan Pangkalan TNI AU (Lanud) Anang Busra supaya kita bisa lagi memohon bantuan kepada Panglima TNI untuk mengangkut barang-barang sembako dan orang saudara-saudara kita di wilayah Krayan,” ungkapnya.
Ia menegaskan, bantuan armada pesawat tersebut sangat membantu masyarakat di wilayah perbatasan yang selama ini menghadapi keterbatasan akses transportasi dan distribusi kebutuhan pokok.
“Pasti sangat-sangat membantu dan terima kasih kepada Bapak Panglima TNI, Bapak Kasau, dan Komandan Lanud Anang Busra yang memfasilitasi bantuan pesawat untuk mengangkut sembako dan orang ke wilayah Krayan,” pungkasnya. (*)
Reporter: Sunny Celine T
Editor: Ramli







