benuanta.co.id, BERAU – Menghindari praktik penyalahgunaan wewenang dalam pelayanan kepada masyarakat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau Mensosialisasikan Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE) bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Berau, Muhammad Said mengatakan sosialisasi tersebut sebagai implementasi dari Peraturan Presiden (PP) Nomor 59 Tahun 2018 perihal Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik dalam rangka efektifitas, keterpaduan, efisiensi, akuntabilitas, interoperabilitas dan keamanan.
“Tentunya, SPBE juga merupakan salah satu pelaksanaan reformasi birokrasi yang meminimalisir kemungkinan terjadinya praktik penyalahgunaan wewenang dalam memberikan pelayanan,” bebernya Rabu (12/6/2024).
Terlebih Pemkab Berau memiliki komitmen kuat untuk meningkatkan tata pemerintahan yang bersih, berwibawa, transparan, dan akuntabel yang tertuang dalam salah satu program unggulan.
“Yaitu peningkatan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berkualitas melalui SDM yang profesional herbasis digital teknologi, termasuk 1.000 titik WiFi gratis,” sebutnya.
Seiring dengan penetapan Ibu Kota Nusantara (IKN), di mana Kabupaten Berau merupakan mitra yang sangat diunggulkan dari sisi kepariwisataannya.
“Kami berharap, kerjasama yang kuat untuk bersama-sama mewujudkan semangat smart city bagi Kabupaten Berau dan Kalimantan Timur,” tuturnya.
Saat ini fokusnya adalah beberapa program utama yang menjadi layanan SPBE pemerintah daerah tahun ini, yaitu program pengentasan kemisikan.
“Program peningkatan daya saing ekonomi, program penurunan stunting, program pendidikan, dan program kesehatan,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Berau, Didi Rahmadi menambahkan implementasi SPBE di Kabupaten Berau perlahan sudah terealisasi.
“Keterkaitannya pada birokrasi dan infrastruktur daerah, yang mana telah banyak menggunakan aplikasi yang terintegrasi hingga ke pemerintah pusat,” ucapnya.
Ia mencontohkan seperti, SRIKANDI dan SIPD diharapkan aplikasi lain juga dapat terintegrasi dengan pusat agar tercipta satu data.
“Diharapkan ke depan tata kelola dan manajemen sistem pemerintahan berbasis elektronik di Berau semakin padu dan efisiensi,” pungkasnya. (*)
Reporter: Georgie
Editor : Nicky Saputra







