benuanta.co.id, BULUNGAN – Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) patut berbangga karena menjadi bagian dalam pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). Nantinya Kaltara bukan lagi sebagai penyangga, namun pintu masuk ataupun pintu gerbang.
Hal itu diungkapkan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kaltara, Albertus Stefanus Marianus jika Kaltara bukan lagi sebagai penyangga tapi pintu masuk utama ke IKN Nusantara.
“Dukungan kita ke IKN, nanti ada hal-hal yang perlu kita kaji bersama terkait dengan sebutan kata penyangga itu. Kita ini adalah pintu masuk dan beranda terdepan IKN adalah Kaltara ini,” ungkap Albertus Stefanus Marianus kepada benuanta.co.id, kemarin.
Alasannya Kalimantan Utara merupakan satu kesatuan dengan IKN, pasalnya di Kaltara terdapat proyek strategis nasional (PSN) berupa kawasan industri dan pelabuhan internasional (KIPI) atau sebutan lain kawasan industri hijau Indonesia (KIHI).
“Kita ini ada KIPI dan kawasan Green Economy, kalau kita lihat dari sisi geografisnya menjadi strategis sekali secara mendunia,” paparnya.
Untuk itu Provinsi Kaltara harus dipoles sedemikian rupa agar terlihat sebagai pintu gerbang menuju IKN. Pihaknya berharap agar wajah dari IKN itu prosesnya tetap sesuai tahapan yang telah direncanakan.
“Harapan kita juga, pembangunan IKN jangan stop walaupun telah berganti presiden. Saya tidak berbicara sebagai kapasitas Ketua DPRD, tapi sebagai pribadi warga negara Indonesia dan masyarakat Kaltara menuntut keberlanjutan,” ujarnya.
Albertus menambahkan siapapun calon presidennya, harus mendukung penuh terbentuknya IKN Nusantara. Dirinya tidak berharap pembangunannya bukan lagi prioritas. “Harus prioritas, siapapun presidennya nanti,” pungkasnya.(*)
Reporter: Heri Muliadi
Editor: Ramli







