benuanta.co.id, TANA TIDUNG – Di usia ke-76 tahun Kemerdekaan Indonesia, Ketua DPRD Tana Tidung, Jamhari meyakini momentum ini merupakan saat yang tepat bagi bangsa Indonesia untuk semakin bijak dan dewasa. Baik dalam menghadapi situasi sosial, politik, ekonomi maupun propaganda yang dapat merusak persatuan dan kesatuan bangsa.
Sebab, Jamhari menilai selama 50 tahun awal perjalanan bangsa Indonesia telah sukses melakukan konsolidasi sistem ketatanegaraan, sehingga bisa menjalankan sistem kebijakan nasional di berbagai bidang. Namun kini memasuki hampir satu abad kemerdekaan, bangsa Indonesia akan dihadapkan dengan ujian yang lebih kompleks.
“Sehingga kita harus lebih bijak melihat berbagai persoalan yang dihadapi,” ujar Jamhari usai mengikuti upacara HUT Ke-76 Republik Indonesia, Selasa (17/8/2021).
Menurutnya, jika setiap anak bangsa sudah menyikapi sesuatu secara bijak dan dewasa. Praktis berbagai persoalan semisal politisasi agama maupun permainan politik identitas akan tergerus dengan sendirinya.
“Justru kita harus menjaga satu sama lain, saling menguatkan dan saling menopang. Bukan justru saling menjatuhkan dan menebar kebencian,” terangnya.
Ketua PAN Kabupaten Tana Tidung ini pun mengajak seluruh elemen bangsa tak lagi merasa minder terhadap bangsa lain, dan tak perlu mengagumi secara berlebihan kekuatan maupun kondisi di negara lain.
Justru, kata Jamhari, memasuki usia ke-76 tahun Kemerdekaan Indonesia semua anak bangsa harus terus menggelorakan semangat patriotisme dan nasionalisme. Bukan hanya berupa ucapan kata-kata belaka, melainkan rasa cinta kepada Indonesia ini diwujudkan dalam setiap tindakan warga negaranya. Termasuk saling mengingatkan terhadap Prokes di masa pandemi Covid-19.
“Status sebagai Bangsa Indonesia harus kita junjung tinggi dan utamakan. Para founding fathers kita telah mengajarkan semangat keberanian dan patriotisme, jangan buat malu mereka,” pungkasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Jamhari yang mengenakan pakaian adat Tidung didaulat membacakan teks Proklamasi. Sedangkan Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali menjadi inspektur upacara.
Upacara ini juga dihadiri Wakil Ketua DPRD Tana Tidung, Samoel dan Yafur Alatas dan anggota DPRD Tana Tidung yang juga menggunakan pakaian adat suku Belusu dan Tidung, Wakil Bupati Tana Tidung Hendrik dan istri, Dandim 0914 / TNT, kepala OPD terkait. (*)
Editor : Yogi Wibawa/Nicky Saputra







