benuanta.co.id, NUNUKAN – Pria berinisial OS yang meresahkan masyarakat Nunukan kembali berulah. Padahal OS yang diduga sebagai Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) ini sempat diamankan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSP3A) Nunukan, namun kabur dari Rumah Perlindungan Trauma Center (RPTC).
Pekerja Sosial DSP3A Nunukan, Ibrani menjelaskan, OS sempat dibawa ke RPTC diamankan sambari menunggu pemeriksaan dari medis kejiwaan.
“OS semenjak kami bawah ke selter di RPTC dan dia kabur, sampai saat ini yang bersangkutan tidak kita ketahui keberadaanya, saya sudah keliling hampir dua pekan mencari keberadaannya belum juga diketemukan,” ujarnya, Jumat (23/12/2022).
“Kemarin waktu di RPTC sempat nginap semalam. Eh malah mencuri lagi celana salah satu klien di RPTC,” tambahnya.
OS sendiri diketahui tidak memiliki identitas yang jelas, berdasarkan informasi yang didapat pria tersebut memiliki ayah seorang warga Negara Filipina dan ibunya berasal dari Nusa Tenggara Timur (NTT) Indonesia.
“Kami akan koordinasikan ke capil khususnya masalah identitas, terkait dengan kewarganegaraan apa saja syarat jika kalau ada status kewarganegaraanya yang ganda,” jelasnya.
Terpisah, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSP3A) Kabupaten Nunukan Farida Ariyani, menyebut ODGJ sebenarnya tidak tertarik melakukan pencurian.
“OS ini ngelem, jika tidak ada uang untuk membeli makaya dia mencuri, bisa saja dia tidak ODGJ tapi itu perlu pemeriksaan medis,” tandasnya. (*)
Reporter: Darmawan
Editor: Yogi Wibawa







