Atasi Krisis Air Bersih, Pemkab Nunukan Salurkan Air Bersih ke Masyarakat

benuanta.co.id, NUNUKAN – Beberapa hari terakhir, persediaan air baku di embung bolong menyusut, hal tersebut berdampak pada aliran PDAM yang tidak mengalir di sejumlah wilayah di Nunukan.

Mengantisipasi adanya krisis air bersih, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan mengintruksikan Perumda Air Minum Tirta Taka, BPBD Nunukan serta Pemadam Kebakaran Kabupaten Nunukan untuk menyalurkan air bersih kepada masyarakat.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nunukan, Arief Budiman mengatakan dalam menyalurkan air bersih tersebut ada dua wilayah yang menjadi sasaran utama yakni Kelurahan Nunukan Barat dan Kelurahan Nunukan Tengah.

Baca Juga :  Bupati Irwan Sabri Ikut Berburu Takjil di Pasar Ramadan

“Dua wilayah ini tersebut lantaran terdampak langsung akibat air yang tidak mengalir,” ujar Arief kepada benuanta.co.id, Sabtu (17/12/2022).

Diungkapkannya, adapun 3 armada yang diturunkan yakni dua dari Pemadam Kebakaran dan satu dari BPBD Nunukan.

Ia juga menyampaikan, jika kegiatan penyaluran air bersih  tersebut dimulai sejak Jumat (16/12/202) dan akan terus berlanjut di beberapa wilayah lainnya yang juga terdampak krisis air bersih.

Baca Juga :  Volume Sampah Kemasan Makanan Meningkat Selama Ramadan

“Tentunya kita berharap dengan adanya pembagian air bersih gratis ini  dapat memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat akibat terhambatnya suplai air bersih dari PDAM ke masyarakat,” ungkapnya.

Arief menyampaikan, aliran PDAM tidak mengalir lantaran musim kemarau yang menyebabkan mengeringnya embung bolong dan  persemaian.

“Ini merupakan perintah langsung dari   Bupati Nunukan dan Sekda Nunukan selaku ex officio Kepala BPBD Nunukan sehingga menginstruksikan kita untuk bergerak cepat menyalurkan air bersih sehingga dapat memenuhi kebutuhan dasar masyarakat diwilayah yang terdampak,” ucapnya.

Baca Juga :  DLH Nunukan Maksimalkan Fungsi Ruang Terbuka Hijau

Ia juga menghimbau kepada masyarakat agar masyarakat dapat  menggunakan air bersih dengan bijak, hingga pelayanan air bersih bisa kembali normal lagi. (*)

Reporter: Novita A.K

Editor: Matthew Gregori Nusa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *