benuanta.co.id, NUNUKAN – Intensitas curah hujan yang tinggi kembali mengguyur daratan tinggi Krayan mengakibatkan banjir.
Hal tersebut disampaikan oleh Camat Krayan Selatan Oktavianus Ramli mengatakan, setidaknya sudah empat hari berturut-turut Krayan dilanda hujan deras, yang mengakibatkan air di di Sungai Bude, Desa Long Layu, Kecamatan Krayan Selatan menguap.
“Jadi itu kemarin air sungai meluap, jadi akses jalan menuju SMAN 1 Krayan Selatan itu tidak bisa dilalui baik pejalan kaki dan kendaraan roda dua maupun roda empat,” ujar Oktavianus Ramli kepada benuanta.co.id, Kamis (27/10/2022).
Hal ini lantaran, jembatan ke arah SMAN 1 Krayan Selatan tergenang banjir akibat air yang menguap begitu juga dengan akses ke lokasi Tang Laan yang tidak bisa juga dilewati.
Bahkan, para siswa dari enam Sekolah Dasar (SD) di Krayan Selatan yang harus melaksanakan pra Assesmen Ujian Nasional Berbasis Kompetensi (UNBK) yang lokasinya di SMAN 1 Krayan harus dibatalkan karena akses jalan yang tidak bisa dilewati.
“Jadi, kemarin itu jadwalnya anak-anak SD untuk pra Assesmen UNBK, tapi karena tidak bisa menyeberang dan tidak bisa ikut UNBK karena lokasinya di adakan di SMAN 1 Krayan Selatan, sedangkan jalanan menuju ke sana itu tidak bisa di lalui kemarin,” ungkapnya.
Namun, Oktavianus menyampaikan untuk saat ini air yang menguap tersebut perlahan mulai surut, akan tetapi jembatan yang selama ini bisa dilalui kendaraan roda empat sudah tidak bisa dilalui lantaran batang kayu jembatan yang terbawa oleh banjir.
“Untuk hari ini sudah bisa dilalui pejalan kaki dan roda dua, tapi kalau untuk roda empat itu sama sekali tidak bisa melintas karena banyak batang kayu dari jembatan yang terbawa air,” pungkasnya.(*)
Reporter: Novita A.K
Editor: Ramli







