benuanta.co.id, NUNUKAN – Proses pengerjaan jalan utama penghubung Krayan Selatan dan Krayan Induk telah mencapai 50 persen. Pengerjaan jalan ini ditangani oleh kontraktor dari pihak Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PUPR Perkim) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), sejak Jumat (13/10/2022) lalu.
Camat Krayan Selatan, Oktavianus Ramli mengatakan saat ini pengerjaan jalan utama penghubung Krayan Selatan dan Krayan Induk masih dalam proses pengerjaan.
“Saat ini proses pengerjaannya trase jalan utama masih berlanjut sudah mencapai 50 persen,” ujar Oktavianus Ramli kepada benuanta.co.id, Rabu (26/10/2022)
Namun Oktavianus membeberkan dari ingformasi yang ia dapatkan dari pihak kontraktor, diperkirakan akan rampung selama pengerjaan 2 pekan. Sejumlah hambatan didapati dalam pengerjaan jalan utama, lantaran jalan tersebut dibangun tepat di atas gunung sehingga struktur tanah yang bebatuan membuat pengerjaan terhambat.
Tidak hanya itu, faktor cuaca juga menjadi penghambat pengerjaan jalan karena sudah tiga hari terakhir Krayan Selatan diguyur hujan yang tinggi, sehingga proses pengerjaan jalan harus dihentikan sementara.
“Akhir-akhir ini lagi musim hujan, sehingga pengerjaannya harus dihentikan sementara,” jelasnya.
Sementara itu, untuk memperlancar pengerjaan jalan utama, hingga saat ini jalan alternatif masih ditutup sementara di hari kerja pengerjaan jalan utama.
“Senin hingga Jumat itu ketika jam pengerjaan yakni pukul 07.00 Wita hingga pukul 17.00 Wita jalan alternatif tersebut ditutup, dan dibuka kembali sekitar pukul 17.00 Wita hingga pukul 06.00 Wita. Untuk hari Sabtu sekarang penutupan jalannya hanya setengah hari, sedangkan untuk Minggu jalan alternatif dibuka selama 24 jam,” pungkasnya. (*)
Reporter : Novita A.K
Editor: Yogi Wibawa







