benuanta.co.id, NUNUKAN – Ratusan Pembudidaya rumput laut datang ke kantor DPRD Nunukan, melakukan unjuk rasa tolak pembongkaran pondasi. Setidaknya ada 100 personel Polres dikerahkan untuk mengamankan aksi ini tetap kondusif, Kamis 13 Oktober 2022.
Kapolres Nunukan AKBP Ricky Hadiyanto, S.H., S.I.K., M.H diwakili Wakapolres Kompol Edy Budiarto, S.H., M.H turun langsung dalam pengamanan penyampaian aspirasi masyarakat di Kantor DPRD Nunukan.
Kapolres Nunukan melalui Kasihumas Iptu Siswati mengatakan, bahwa unjuk rasa aksi damai dari gabungan kelompok petani rumput laut yang tergabung dalam aliansi petani rumput laut perairan Mamolo ini dilakukan terkait dengan adanya rencana penertiban atau pembongkaran pondasi rumput laut yang dilakukan oleh Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Kalimantan Utara.
“Ada sekitar 300 peserta unjuk rasa, mereka menyampaikan tuntutan menolak keras adanya pembongkaran pondasi di wilayah perairan Mamolo, meminta kepada Pemprov Kaltara dan pihak terkait untuk mengkaji kembali batas budidaya dan alur pelayaran di perairan Mamolo,” ujar Siswati.
“Mereka juga meminta kepada pihak–pihak terkait untuk tidak melakukan pondasi sampai dengan kajian dan diskusi kembali dilakukan dengan melibatkan orang yang benar–benar mewakili suara petani rumput laut bukan yang hanya mewakili kelompok tertentu,” tambahnya.
Terlihat juga para peserta aksi membawa beberapa spanduk yang salah satunya bertuliskan ‘Aksi Damai Tolak Pembongkaran Rumput Laut, Revisi dan kaji kembali surat Gubernur Nomor : 523/298/DKP/GUB, kebijakan Pemerintah tidak berpihak kepada Petani’.
“Dalam pelaksanaannya personel mengedepankan pendekatan humanis, merangkul masyarakat yang melakukan unjuk rasa dengan harapan mereka menyampaikan aspirasi secara tertib dan tidak anarkis. Alhamdulillah untuk giat demonstrasi pada hari ini berjalan dengan kondusif dan terkendali,” tutup Siswati.
Untuk personel pengamanan yang disiagakan pada aksi demonstrasi kali ini terdiri 100 personel gabungan dari Polres Nunukan dan Brimob Nunukan. (*)
Reporter: Darmawan
Editor: Yogi Wibawa







