benuanta.co.id, NUNUKAN – Sebanyak 368 Pekerja Migran Indonesia (PMI) direncanakan akan dipulangkan dari Tawau dan Kota Kinabalu (KK) Malaysia pada 12 – 13 Oktober 2022 ke Indonesia melalui Kabupaten Nunukan.
Kabid Perencanaan dan Penempatan Tenaga Kerja Disnakertrans Kabupaten Nunukan, Sugiharto, mengatakan pemulangan ini akan dilakukan dua kali mulai hari Rabu, yang dari Tawau, sedangkan pada Kamis itu pemulangan dari Kota Kinabalu.
Sempat terjadi penundaan dua kali, awalnya pengiriman itu pada 27 September 2022, dan rencananya pengiriman besok pada 11 Oktober 2022. Sehingga berdesakan Surat dari Konsulat di Malaysia itu pengiriman akan dikirimkan pada Rabu dan Kamis.
“Kami mendapatkan surat dari konsulat itu pengiriman tidak jadi besok, namun akan di jadwalkan Pada Rabu dan Kamis 12 hingga 13 Oktober, jadi ada dua kali pengiriman,” kata Sugiharto, kepada benuanta.co.id, Senin (10/10/2022).
Untuk penempatan seperti biasa di rusunawa, begitu tiba di Nunukan, mereka akan dilakukan pengecekan ketibaannya di terlebih dahulu, baik dokumen, barang bawaan di pelabuhan Tunon Taka Nunukan, setelah dilakukan pemeriksaan, maka mereka akan dibawa ke rusunawa Nunukan.
Untuk awal pemulangan yang direncanakan dari Tawau Malaysia sebanyak 135 orang, dan semuanya laki-laki dan perempuan dewasa.
Untuk Kota Kinabalu itu sebanyak 233 orang meliputi 3 depot tahanan masing-masing dari 62 Sandakan, 57 kk, dan 114 kimanis Papapar. Untuk jumlah PMI laki-laki dewasa 173 orang, perempuan 45, dan anak-anak 15 orang.
“Kita masih menunggu, apakah ini dikirim pada tanggal yang ada dalam surat itu atau tidak, karena kita belum mendapatkan surat pisiknya, hanya masih lewat WhatsApp,” ujarnya.(*)
Reporter: Darmawan
Editor: Ramli







