Harga Rumput Laut di Nunukan Merangkak Naik

benuanta.co.id, NUNUKAN – Sempat mengalami penurunan harga, rumput laut di Kabupaten Nunukan mulai berangsur pulih. Sebelumnya harga jual berada dikisaran Rp 20 ribu di tingkat petani, dan saat ini sudah mencapai Rp 30 ribu bahkan lebih sesuai kadar kekeringan rumput laut.

Ketua Asosiasi Rumput Laut Nunukan Kamaruddin mengatakan, saat ini sudah ada kenaikan harga rumput laut yang mencapai Rp 30 ribu per kilogram, baik di tingkat petani maupun gudang.

“Jika kualitas bagus bisa mencapai harga tertinggi, saat ini harga berangsur naik dari Rp 20 ribu ke Rp 30 ribu bahkan lebih,” kata Kamaruddin, Senin (3/10/2022).

Kendati demikian, kenaikan ini tak berlaku kepada para pembetang atau pengikat bibit rumput laut yang sampai saat ini dikisaran Rp 10 hingga Rp 12 ribu per ikat. Padahal sebelumnya pengikat bibit rumput laut sempat menyentuh angka Rp 15 ribu, karena sempat mengalami penurunan dikarenakan harga rumput laut turun harga.

“Sementara proses, jika harga rumput bisa bertahan satu pekan ini, mungkin harga betang juga akan naik,” ujarnya.

Agar harga tetap tinggi, kualitas harus tetap dipertahankan jika bisa ditingkatkan seperti kadar ekspor, sehingga jika ada penurunan harga tidak langsung anjlok.

Selain itu, Aso salah satu pembudidayaan rumput laut turut bersyukur atas kenaikan harga rumput laut ini.

“Alhamdulillah ini bisa naik lagi, karena saat ini kebutuhan itu juga mengalami kenaikan karena imbas dari kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM),” jelasnya. (*)

Reporter:  Darmawan

Editor: Yogi Wibawa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *