benuanta.co.id, NUNUKAN – Kalimantan Utara (Kaltara) direncanakan menjadi lumbung pangan untuk jangka panjang. Hal ini juga didukung adanya Ibu Kota Nusantara (IKN) dan kawasan industri strategis di wilayah Mangkupadi, Kabupaten Bulungan.
Dandrem 092/Maharajalila, Brigjen TNI Rifki mengharapkan penanaman bibit sorgum di Kaltara dapat menjadi alternatif pangan bagi masyakarat. Dandrem mengajak masyarakat di lima kabupaten/kota Kaltara nantinya serentak menanam sorgum.
“Saya meminta kepada Kodim dan satgas agar menyiapkan lahan penanaman sorgum. Sorgum adalah tumbuhan gandum, karena kita akan beralih dari padi menjadi gandum,” kata Brigjen TNI Rifki kepada benuanta.co.id, Kamis (25/8/2022).
Kata Dandrem, gandum sangat mudah tumbuh di mana saja termasuk yang sudah dilakukan di Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan tanah yang kering bisa tumbuh. Dengan begitu ia sangat percaya jika sorgum ditanam di Kaltara hasilnya jauh lebih baik.
Bibit dan pupuk nantinya akan ditanggung PT. Sorgum Indonesia sedangkan hasil penjualannya akan ditampung karena saat ini hampir seluruh negara masih kekurangan gandum.
“Presiden Jokowi sudah mengingatkan saat ini mulai negara-negara lain kekurangan pangan, sehingga harus kita antisipasi mulai dari sekarang,” jelasnya.
Rifki juga menyampaikan telah menyiapkan 2.000 hektare lahan di Sekatak, ia menargetkan masing-masing wilayah di Kaltara menyiapkan 500 hektare. Mulai pekan depan akan dimulai dengan luasan 160 hektare di Delta Kayan.
“Saya meminta untuk betul-betul memastikan berapa luasan lahan yang bisa dipakai untuk menanam sorgum ini. Sehingga kita tidak tergantung sekali pada yang namanya gandum, atau tidak tergantung sekali pada yang namanya jagung dari impor,” pungkasnya. (*)
Reporter : Darmawan
Editor : Nicky Saputra







