Antisipasi Peredaran Narkotika, Lapas Nunukan Gelar Razia Mendadak

benuanta.co.id, NUNUKAN – Baru-baru ini sabu sebanyak 1 Kilogram (Kg) yang dikendalikan oleh nara pidana Lembaga Permasyarakatan (lapas) Tarakan berhasil digagalkan oleh petugas Satgas Pamtas Yonarmed 18/Komposit di Nunukan.

Untuk mengantisipasi peredaran narkotika di Lapas Nunukan, maka dilakukan razia gabungan pada kamar hunian bersama BNNK Nunukan.

Razia gabungan kamar hunian bersama BNNK tersebut dilaksanakan agar tidak ada benda terlarang dan berbahaya di dalam Lapas, meningkatkan kewaspadaan terkait deteksi dini keamanan dan ketertiban di Lapas serta mamastikan kondisi Lapas Nunukan dalam keadaan aman dan kondusif.

Baca Juga :  47 Personel Satpol PP Nunukan Terjun Langsung Amankan 5 Titik Pos Terpadu Operasi Kayan

Kalapas Nunukan, I Wayan Nurasta Wibawa,  menyampaikan, razia gabungan ini adalah bentuk tindak lanjut dan komitmen dalam mengimplementasikan MoU mensukseskan program P4GN dan selalu bersinergi dalam pelaksanakan tugas. Serta sebagai langkah deteksi dini gangguan Kamtibmas.

“Kami melibatkan dalam razia itu sebanyak 50 orang terdiri dari 38 orang pengamanan Lapas Nunukan 10 orang dan 12 orang personil BNNK Nunukan,” kata Wayan, Ahad (7/8/2022).

Baca Juga :  Aksi Pencurian di Sebatik Viral, Pelaku Ancam Korban Pakai Pistol Jika Tak Diberikan Uang

Wayan menjalaskan, pelaksanaan razia gabungan serentak seperti ini diharapkan terus dilaksanakan secara rutin, karena sangat berpengaruh pada keamanan dan ketertiban serta mencegah gangguan Kamtib di Lapas Kelas IIB Nunukan.

Selain itu, Humas BNNK Nunukan, Zaenal Arifin mengatakan kegiatan sidak gabungan dilaksanakan guna saling mendukung penuh pelaksanaan tugas, karena razia pada Lapas ini juga sebagai bentuk penerapan P4GN yang juga salah satu program unggulan BNN.

Baca Juga :  Rektor dan Pakar Hukum UBT Bahas Potensi Ancaman Kebebasan Pers di Era KUHP Baru

“Razia ini juga dilakukan secara dadakan, sekitar pukul 20.00 Wita pada Sabtu (6/7), namun tidak  menemukan narkoba atau sabu, hanya saja menemukan seperti handphone (HP), silet, peniti, botol kaca dan lainnya,” jelasnya.

“Jangan kembali ke hidup yang lama, terutama narkoba, itu sangat memprihatinkan. Jika masuk Lapas mulailah dengan kehidupan yang baru menjauhi kriminal,” imbuhnya (*)

Reporter: Darmawan

Editor: Matthew Gregori Nusa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *