benuanta.co.id, NUNUKAN – Menyambut bulan suci Ramadan, Kementerian Agama (Kemenag) Nunukan akan melaksanakan Rukyatul hilal.
Imran (25) Warga Kelurahan Nunukan Barat, mengatakan hingga saat ini belum mengetahui kapan jatuhnya bulan suci Ramadan atau mulai puasa.
“Jika melihat di media sosial itu puasa tanggal 3. Karena belum pasti, jadi saya masih menunggu juga nih infonya,” ujar Imran.
Menentukan awal Ramadan, ada dua cara yang dilakukan yaitu hisab (hitungan) dan rukyatul hilal (melihat hilal).
Namun Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam, Kementerian Agama Nunukan, H. Muhammad Tahir, menyampaikan pihaknya akan melaksanakan rapat rukyatul hilal dan tetap menunggu keputusan sidang isbat dari Kementerian Agama Pusat terkait penetapan 1 Ramadan.
“Besok, hari Jumat (1/4) kita akan melakukan pemantauan hilal serentak di Indonesia. Kami di Nunukan akan memantau secara langsung di daerah sungai Fatimah dari atas gunung,” kata H. Muhammad Tahir, kepada benuanta.co.id, Kamis (31/3/2022).
Pemantauan hilal dari atas gunung Sungai Fatimah ini tidak secara signifikan, mengingat kondisi cuaca yang tak menentu di Nunukan.
Namun pihaknya akan tetap mencoba memantau sekitar pukul 16.00 Wita, dan akan melakukan rapat bersama dengan lembaga keagamaan yang ada di Nunukan. Setelahnya, pemantauan hilal akan dilanjutkanpukul 18.00 Wita sebelum salat Maghrib.
Selain itu, pelaksanaan salat tarawih harus tetap mematuhi protokol kesehatan.
“Walau diperbolehkan untuk melaksanakan salat berjamaah. Jangan lupa untuk menggunakan masker, menjaga jarak. Begitu juga pada saat berbuka puasa bersama keluarga maupun teman jika berada di luar rumah,” pungkasnya. (*)
Reporter : Darmawan
Editor : Yogi Wibawa







